Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Cimory (CMRY) Tetapkan Harga IPO Rp3.080, Mulai Penawaran Umum Besok!

Cimory (CMRY) akan melepas 1.190.203.000 (dibulatkan 1,19 miliar) saham dengan nominal Rp10, yang mewakili 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan setelah IPO. 
Produk susu PT Cisarua Mountain Diary Tbk. atau Cimory.
Produk susu PT Cisarua Mountain Diary Tbk. atau Cimory.

Bisnis.com, JAKARTA - Calon emiten produsen susu premium PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. atau Cimory mengumumkan harga penawaran senilai Rp3.080 dalam penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan di Harian Bisnis Indonesia pada Senin (29/11/2021), Cimory yang mendapatkan kode saham CMRY tersebut akan melepas 1.190.203.000 (dibulatkan 1,19 miliar) saham dengan nominal Rp10, yang mewakili 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan setelah IPO. 

“Harga penawaran yang ditawarkan pada penawaran umum perdana saham Rp3.080setiap saham,” tulis manajemen Cimory, Senin (29/11/2021).

Dengan demikian, produsen susu Cimory dalam aksi IPO akan meraih dana segar hingga Rp3,66 triliun.

Adapun, perseroan akan mengalokasikan sebesar 0,06 persen dari saham yang ditawarkan dalam IPO untuk program alokasi saham kepada karyawan atau sebanyak 700.000 saham.

Selanjutnya perseroan akan menerbitkan opsi saham untuk program MESOP sebesar 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah OPO atau sebanyak 674,44 juta saham.

Masa penawaran umum perdana saham akan dimulai besok, 30 November 2021, hingga 2 Desember 2021.

Tanggal penjatahan pada 2 Desember 2021, tanggal distribusi saham secara elektronik pada 3 Desember 2021, dan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 6 Desember 2021.

Direktur Keuangan Cimory Bharat Joshi mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi perseroan baik dari sisi produksi maupun produksi.

“Dalam jangka pendek ini kami akan segera memenuhi permintaan Cimory Pouch dan susu LHT di pasar dengan tambahan kapasitas pada 2022,” kata Bharat dalam paparan publik.

Selanjutnya, perseroan juga akan menambah pusat distribusi (DC) yang akan segera dibangun sehingga menggandakan kapasitas penyimpanan saat ini.

Secara rinci, dana yang diperoleh dalam IPO ini akan digunakan Cimory sebesar 33 persen untuk belanja modal terkait dengan penambahan kapasitas untuk fasilitas produksi dalam bentuk properti, pabrik, dan peralatan.

Selanjutnya sekitar 25 persen untuk penyetoran modal kepada entitas anak yaitu PT Macroprima Panganutama (MP) yang mengerjakan pengolahan dan pengalengan makanan. Adapun, dana ini utamanya akan digunakan oleh MP untuk penambahan kapasitas untuk fasilitas produksi, serta untuk modal kerja. 

Dana IPO sekitar 20 persen akan digunakan Cimory untuk penyetoran modal kepada entitas anak PT Macrosentra Niagaboga (MN),yang bergerak di bidang agen dan distributor.  Sekitar 15 persen dana IPO akan digunakan untuk belanja modal yang berkaitan dengan ekspansi saluran distribusi dalam bentuk penambahan di toko dan retail dan sarana pendukung terkait peningkatan jumlah Miss Cimory yang meliputi pelatihan dan pengembangan.

Sedangkan sisanya sekitar 7 persen akan digunakan untuk modal kerja Cimory untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper