Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daftar 31 Emiten yang Belum Rilis Lapkeu dan Kena Denda Rp150 Juta

SRIL, RIMO, TELE, MYRX hingga ELTY masuk dalam daftar 31 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan per Juni 2021.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 08 November 2021  |  15:44 WIB
Daftar 31 Emiten yang Belum Rilis Lapkeu dan Kena Denda Rp150 Juta
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (29/1/2020). JIBI/Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia memberikan sanksi kepada 31 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan.

Berdasarkan keterbukaan informasi, dikuti Senin (8/11/2021), BEI menyatakan ada 36 perusahaan yang belum menyampaikan laporan keuangan. Sebanyak 31 emiten belum menyampaikan laporan keuangan interim yang tidak diaudit dan tidak ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik atau belum memenuhi kewajiban pembayaran denda hingga tanggal 30 Oktober 2021.

Emiten-emiten tersebut sejauh ini mereka belum menerbitkan laporan keuangan semester I/2021 sehingga dikenakan peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp150 juta.

Selain itu, empat emiten belum menyampaikan laporan yang diaudit oleh Akuntan Publik sehingga dikenakan Peringatan Tertulis I. Lalu sautu emiten yang berbeda tahun buku yaitu Juni yang belum wajib menyampaikan Laporan Keuangan Tahunan auditan yang berakhir per 30 Juni 2021 dengan elaksasi sampai dengan 30 November 2021.

Daftar perusahaan tercatat hingga tanggal 30 oktober 2021 yang belum menyampaikan laporan keuangan interim yang berakhir per 30 juni 2021 dan/atau belum memenuhi kewajiban pembayaran denda.

Berikut daftar lengkap 31 emiten tersebut yang kena denda Rp150 juta: 

  1. ARMY, PT Armidian Karyatama Tbk
  2. BUVA, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk
  3. COWL, PT Cowell Development Tbk
  4. CPRI, PT Capri Nusa Satu Properti Tbk
  5. DUCK, PT Jaya Bersama Indo Tbk
  6. ELTY, PT Bakrieland Development Tbk
  7. ENVY, PT Envy Technologies Indonesia Tbk
  8. ETWA, PT Eterindo Wahanatama Tbk
  9. FORZ, PT Forza Land Indonesia Tbk
  10. GOLL, PT Golden Plantation Tbk
  11. GTBO, PT Garda Tujuh Buana Tbk
  12. HOME, PT Hotel Mandarine Regency Tbk
  13. KBRI, PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk
  14. KPAL, PT Steadfast Marine Tbk
  15. KRAH, PT Grand Kartech Tbk
  16. MABA, PT Marga Abhinaya Abadi Tbk
  17. MAMI, PT Mas Murni Indonesia Tbk
  18. MTRA, PT Mitra Pemuda Tbk
  19. MYRX, PT Hanson International Tbk
  20. NIPS, PT Nipress Tbk
  21. NUSA, PT Sinergi Megah Internusa Tbk
  22. PLAS, PT Polaris Investama Tbk
  23. RIMO, PT Rimo International Lestari Tbk
  24. SIMA, PT Siwani Makmur Tbk
  25. SKYB, PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk
  26. SRIL, PT Sri Rejeki Isman Tbk
  27. SUGI, PT Sugih Energy Tbk
  28. TDPM, PT Tridomain Performance Materials Tbk
  29. TELE, PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk
  30. TRAM, PT Trada Alam Minera Tbk
  31. UNIT, PT Nusantara Inti Corpora Tbk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei laporan keuangan sanksi
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top