Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awali Kuartal IV/2021, Volume Transaksi JFX Tembus 7 Juta Lot

Pencapaian ini turut dipengaruhi karena adanya peningkatan dalam animo masyarakat terhadap metode alternatif investasi di masa pandemi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 01 November 2021  |  17:55 WIB
Karyawan mengamati Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), di galeri Bursa Bejangka Komoditi , Jakarta, Senin (15/5). - JIBI/Endang Muchtar
Karyawan mengamati Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), di galeri Bursa Bejangka Komoditi , Jakarta, Senin (15/5). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA –  Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) berhasil membukukan volume transaksi yang tembus melewati 7 juta lot pada awal kuartal IV/2021. 

Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang menyebutkan, total transaksi multilateral dan bilateral hingga Oktober mencapai 7.094.959,00 lot.

Perinciannya untuk volume transaksi total multilateral 1.295.101 Lot, didominasi oleh komoditas emas dan kopi yang memiliki volume transaksi tertinggi.

“Dengan komoditas emas menorehkan total volume transaksi hingga 29 Oktober 2021 sebanyak 541.898 Lot. Sedangkan untuk kopi 506.236 Lot,” jelasnya pada keterangan pers, Senin (1/11/2021).

Total transaksi bilateral sebesar 5.799.683,00 Lot, didominasi oleh emas, yaitu kontrak Loco London yang mencatat transaksi sebesar 3.494.120,80 Lot.

“Pencapaian ini juga turut dipengaruhi karena adanya peningkatan dalam animo masyarakat terhadap metode alternatif investasi di masa pandemi,” imbuh Stephanus.

Hingga akhir 2021, JFX optimistis akan terus berkembang, tidak hanya dari sisi volume transaksi tetapi juga dengan terus berupaya meningkatkan kualitas transaksi, pelayanan kepada member serta seluruh stakeholder dan masyarakat umum.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa komoditas bursa berjangka jfx
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top