Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Djarum (Blibli) Resmi Akuisisi RANC, Siapkan Tender Offer

Sebagai akibat dari pengambilalihan, Global Digital Niaga akan melaksanakan penawaran tender wajib saham RANC sesuai dengan peraturan OJK no.9/2021.
CEO Blibli.com Kusumo Martanto (tengah), didampingi Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Hari Sungkari  (kiri) dan Direktur Pemberdayaan Industri Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Septiana Tangkari memberikan penjelasan mengenai The Big Start (TBS) Indonesia  2017 di Jakarta, Senin (2/9)./JIBI-Dedi Gunawan
CEO Blibli.com Kusumo Martanto (tengah), didampingi Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Hari Sungkari (kiri) dan Direktur Pemberdayaan Industri Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Septiana Tangkari memberikan penjelasan mengenai The Big Start (TBS) Indonesia 2017 di Jakarta, Senin (2/9)./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Global Digital Niaga atau Blibli.com resmi mengakuisisi PT Supra Boga Lestari Tbk. (RANC) senilai Rp2 triliun. 

Melalui pengumuman di Harian Bisnis Indonesia, Jumat (1/10/2021), Global Digital Niaga sebagai pengendali baru RANC, kini telah resmi memiliki 797,88 juta saham RANC, atau sekitar 51 persen dari modal ditempatkan.

Blibli mengakuisisi kepemilikan dari 7 entitas pemegang saham RANC, yakni PT Wijaya Sumber Sejahtera, PT Prima Rasa Inti, PT Gunaprima Karyaperkasa, PT Ekaputri Mandiri, Dr. David Kusumodjojo, Suhamo Kusumodjojo, dan Harman Siswanto.

"Saham-saham tersebut dibeli dengan harga Rp2.550, sehingga total transaksi pengambilalihan Rp2,03 triliun," papar Direksi Blibli dalam keterangannya, Jumat (1/10/2021).

Adapun, penerima manfaat dari Global Digital Niaga atau Blibli adalah dua orang terkaya di Indonesia pemilim Grup Djarum, yakni Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono.

Sebagai akibat dari pengambilalihan, Global Digital Niaga akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan peraturan OJK no.9/2021.

Pada penutupan perdagangan Jumat (1/9/2021), saham RANC melemah 0,41 persen menjadi ke level 2.410 dengan kapitalisasi pasar Rp3,77 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper