Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Geliat Saham Emiten Grup Sinarmas Jelang HUT ke-83, Siapa Paling Cuan?

Peningkatan harga saham terbesar sejak awal tahun 2021 sampai saat ini dialami oleh PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM), yang tercatat naik 78,22 persen.
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 30 September 2021  |  17:51 WIB
Grup Sinarmas akan merayakan hari jadi ke 83 pada Oktober 2021 - Sinarmas.com
Grup Sinarmas akan merayakan hari jadi ke 83 pada Oktober 2021 - Sinarmas.com

Bisnis.com, JAKARTA - Grup Sinarmas akan memasuki usia 83 tahun pada Oktober 2021. Sebanyak 10 saham Grup Sinarmas terpantau bergerak variatif sejak awal tahun ini.

Peningkatan harga saham terbesar sejak awal tahun dialami oleh PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM). Saham BSIM tercatat naik 78,22 persen sejak awal 2021.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (30/9/2021), saham BSIM ditutup di zona merah, terkoreksi 10 poin atau 1,10 persen ke harga Rp900 per saham.

Penguatan selanjutnya disusul oleh PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN), yang sahamnya telah naik 67,16 persen sepanjang tahun. Saham emiten telekomunikasi ini ditutup datar di harga Rp112 pada perdagangan hari ini.

Saham lain yang juga mengalami penguatan adalah PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (LIFE) yang naik 40,92 persen secara year-to-date (YTD), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang menguat 9,38 persen ytd, dan PT SMART Tbk. (SMAR) yang naik 3,37 persen ytd.

Sementara saham grup Sinarmas di emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) mencatatkan koreksi paling dalam sepanjang tahun ini, yaitu 21,14 persen. Pada penutupan perdagangan hari ini, saham DMAS ditutup naik 5 poin ke zona hijau atau 2,65 persen ke level Rp194 per saham.

Penurunan ini disusul oleh PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM), yang telah turun 19,29 persen ytd, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) yang turun 18,37 persen ytd, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang turun 17,75 persen ytd.

Adapun saham termahal dari Grup Sinarmas adalah milik DSSA, dengan harga Rp17.500 per saham. Sementara saham termurah dari grup ini adalah FREN dengan harga Rp112 per saham.

Pada penutupan perdagangan hari ini, saham INKP memimpin penguatan dengan naik 450 poin atau 5,54 persen ke harga Rp8.575 per saham. Penguatan ini disusul oleh TKIM, DMAS, SMAR, dan BSDE.

Sementara, tiga saham lainnya, yakni DSSA, SMMA, dan FREN bergerak datar. Saham PT Duta Pertiwi Tbk. (DUTI) memimpin pelemahan dengan koreksi 100 poin atau 2,94 persen ke harga Rp3.300 per saham, disusul oleh LIFE dan BSIM.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartfren bsde grup sinarmas bank sinarmas
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top