Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tambah Bisnis Baru, Erick Thohir Ubah Komisaris dan Direksi Wijaya Karya (WIKA)

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2021 pada Kamis (2/9/2021), WIKA mengubah jajaran komisaris dan direksi.
Jajaran komisaris dan direksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) setelah RUPSLB pada Kamis (2/9/2021)./ WIKA.
Jajaran komisaris dan direksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) setelah RUPSLB pada Kamis (2/9/2021)./ WIKA.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menambah kekuatan manajemen lewat pengangaktan komisaris dan direktur baru.

Hal itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2021 pada Kamis (2/9/2021). Para pemegang saham emiten dengan kode saham WIKA ini menyetujui pengangkatan Rusmanto sebagai Komisaris Independen dan Ayu Widya Kiswari sebagai Direktur Quality, Health, Safety and Environment Perseroan.

Dengan demikian dewan komisaris dan direksi WIKA menjadi sebagai berikut:

Komisaris
Komisaris Utama : Jarot Widyoko
Komisaris : Satya Bhakti Parikesit
Komisaris : Firdaus Ali
Komisaris : Harris Arthur Hedar
Komisaris Independen : Rusmanto
Komisaris Independen : Adityawarman
Komisaris Independen : Suryo Hapsoro Tri Utomo

Direksi
Direktur Utama : Agung Budi Waskito
Direktur Human Capital dan Pengembangan : Mursyid
Direktur Quality, Health, Safety and Environment : Ayu Widya Kiswari
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Ade Wahyu
Direktur Operasi I : Hananto Aji
Direktur Operasi II : Harum Akhmad Zuhdi
Direktur Operasi III : Rudy Hartono

Selain menyetujui pengurus baru, dalam RUPSLB tersebut juga disetujui penambahan kegiatan usaha utama WIKA yang telah tertera dalam Anggaran Dasar perseroan sehingga tidak mengubah pasal 3 Anggaran Dasar, sesuai dengan Ketentuan POJK No. 17/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

“Salah satunya adalah Pengembangan Bandara Hang Nadim Batam yang mana WIKA ikut menjadi pemegang saham di sana,” kata Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, dalam siaran pers dikutip Jumat (3/9/2021).

Adapun, Bandara Hang Nadim memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yaitu runway terpanjang di Indonesia, dan terletak di kawasan free trade zone di regional Asia Tenggara berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper