Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Fokus Hero Supermarket (HERO) setelah Tutup Gerai Giant

PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) yang memiliki merek dagang IKEA, Guardian, Hero Supermarket, dan Giant, menyampaikan progres kegiatan perseroan setelah menutup gerai Giant.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 26 Agustus 2021  |  15:37 WIB
Begini Fokus Hero Supermarket (HERO) setelah Tutup Gerai Giant
Warga memasuki gerai Hero di kawasan Gondangdia, Jakarta, Senin (14/1/2019). PT Hero Supermarket Tbkmelakukan penutupan 26 gerai di berbagai wilayah Indonesia. - ANTARA/Putra Haryo Kurniawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) yang memiliki merek dagang IKEA, Guardian, Hero Supermarket, dan Giant masih dalam proses peralihan fokus setelah Giant ditutup pada Juli 2021 lalu.

Head of Corporate and Consumer Affairs Hero Supermarket, Diky Risbianto mengungkapkan hal tersebut tengah dilakukan perusahaan, tetapi untuk berapa gerai Giant yang akan dikonversikan menjadi IKEA masih belum bisa diinformasikan.

“Saat ini kami tidak dapat menginformasikan detailnya karena masih terdapat beberapa negosiasi dan konversi yang perlu dilakukan,” ungkap Diky secara tertulis kepada Bisnis, dikutip Kamis (26/8/2021).

Sejalan dengan itu, Diky menyampaikan bahwa program ekspansi gerai IKEA terus berjalan dan saat ini sedang menuju pembukaan toko keempatnya di Jakarta Garden City yang rencananya akan mulai beroperasi pada akhir tahun. Sementara untuk lokasi lain ungkapnya masih dalam proses perencanaan.

Diky pun menyampaikan sepanjang tahun ini HERO tercatat mengoperasikan 365 gerai yang mencakup seluruh lini bisnisnya termasuk Giant. Oleh sebab itu dia menyebutkan bahwa jumlah gerai tersebut telah berkurang karena adanya peralihan fokus perseroan.

“Seberapa jauh berkurangnya angka tersebut akan bergantung pada jumlah gerai yang akan dikonversi menjadi IKEA dan Hero Supermarket,” ungkap Diky.

Sebelumnya, saat perseroan mengumumkan penutupan gerai Giant, HERO menyampaikan setidaknya 5 gerai Giant akan berubah menjadi gerai IKEA. Gerai Giant pun diketahui telah berhenti beroperasi pada 31 Juli 2021.

Direktur Hero Supermarket Hadrianus Wahyu Trikusumo dalam keterbukaan informasi juga menyampaikan bahwa beberapa gerai Giant yang ada akan berubah menjadi Hero Supermarket dan IKEA. Selain itu juga mengalihkan beberapa gerai yang tersisa untuk kepemilikan pihak ketiga.

Sementara untuk karyawan yang sebelumnya bekerja di Giant disampaikan Wahyu bahwa mereka bisa melamar pekerjaan di lini bisnis perseroan yang lain.

“Perseroan juga berharap dapat menyediakan peluang baru seiring dengan pengembangan bisnis Perseroan lainnya yang memiliki potensi pertumbuhan positif yaitu Guardian, IKEA, dan Hero Supermarket ke depannya,” ungkap Wahyu pada keterbukaan informasi, dikutip Kamis (26/8/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel hero supermarket ikea giant hipermarket
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top