Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Reksa Dana Beragam Pekan Lalu, Pendapatan Tetap Paling Unggul

Reksa dana pendapatan tetap menunjukkan return positif di tengah pelemahan IHSG.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 23 Agustus 2021  |  14:49 WIB
Kinerja Reksa Dana Beragam Pekan Lalu, Pendapatan Tetap Paling Unggul
ilustrasi reksa dana
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Reksa dana pendapatan tetap menjadi instrumen dengan kinerja terbaik sepanjang pekan lalu di tengah penurunan IHSG.

Berdasarkan data Infovesta Utama, Senin (23/8/2021), pada periode 13 Agustus 2021 - 20 Agustus 2021, dua jenis indeks reksa dana mencetak imbal hasil negatif pada penutupan pekan lalu.

Reksa dana saham mencatatkan koreksi terdalam sebesar -1,57 persen.Pelemahan tersebut sejalan dengan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar -1,77 persen pada pekan lalu.

Seiring dengan koreksi IHSG, reksa dana campuran juga ikut melemah sebesar -0,57 persen pada minggu lalu.

Sementara itu, reksa dana pendapatan tetap mencatatkan return positif sebesar 0,13 persen seiring dengan pergerakan pasar obligas ipada pekan lalu. Tercatat, obligasi pemerintah naik sebesar 0,1 persen, sedangkan obligasi korporasi menguat tipis sebesar 0,06 persen.

Sementara itu, reksa dana pasar uang terpantau menguat tipis 0,06 persen.

Tercatat, secara year to date reksa dana pasar uang masih menjadi instrumen dengan kinerja terbaik dengan imbal hasil 2,25 persen. Menyusul di belakangnya adalah reksa dana pendapatan tetap dengan imbal hasil 1 persen.

Di sisi lain, reksa dana saham memiliki return -5,23 persen secara year to date. Adapun, reksa dana campuran juga masih berkutat di zona merah dengan return -0,65 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Obligasi reksa dana
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top