Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Mei Bakal Tetap Positif, Ini Rekomendasi Saham Buat Investor Ritel

Tren bulan Mei pada beberapa tahun belakang ini cukup negatif, tetapi jika ditarik panjang hingga 20--30 tahun, lebih banyak Mei yang berakhir hijau daripada merah.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  06:49 WIB
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan tetap mencatat kinerja positif pada bulan Mei 2021, meskipun ada tren pelemahan di bulan ini dalam beberapa tahun terakhir.

Analis Philips Sekuritas Anugerah Zamzami menjelaskan tren bulan Mei pada beberapa tahun belakang ini cukup negatif, tetapi jika ditarik panjang hingga 20--30 tahun, lebih banyak Mei yang berakhir hijau daripada merah.

"Sepertinya kalau rilis laporan keuangan kuartal I/2021 lebih bagus dari ekspektasi," ungkap Anugerah kepada Bisnis, Selasa (4/5/2021).

Kemudian jika data makro ekonomi juga bagus, termasuk PDB kuartal I/2021 juga yang rilis di Mei, dan kalau sentimen global mendukung, tidak menutup kemungkinan IHSG Mei malah menguat.

Sementara itu, Analis Panin Sekuritas William Hartanto mememproyeksikan terjadinya penguatan sepanjang Mei 2021.

"Faktanya bulan Mei tidak selalu menjadi momen bearish untuk IHSG, tahun lalu malah bullish, Untuk buy on weakness sangat disarankan," jelasnya.

Mengingat ada momentum pembagian THR, para investor ritel juga disarankan menyisihkan THR untuk menambah koleksi saham blue chips yang tengah berharga murah.

Dia merekomendasikan saham blue chips ASII, BBCA, atau saham-saham retail stores seperti RALS, MAPI, dan sektor tambang seperti ADRO, INDY, ANTM, dan TINS.

Adapun, Anugerah merekomendasikan investor ritel menyisihkan dana untuk buy on weakness saham-saham big caps yang tertekan seperti  BBCA, BMRI, BBRI, AALI, UNTR, ANTM, dan ASII.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top