Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CITA Targetkan Fase Kedua Smelter Grade Alumina Rampung Desember 2021

Deputy Finance and Accounting Department Head PT Well Harvest Winning Alumina Refinery Hidayat Sugiarto mengatakan bahwa progres pengembangan fase kedua fasilitas pemurnian SGA hingga akhir maret 2021 mencapai 70 persen.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 21 April 2021  |  17:05 WIB
Presiden Direktur PT Cita Mineral Investindo Tbk Harry KesumaTanoto (tengah) didampingi Deputy Finance PT Well Harvest Winning Alumina Refinery Hidayat Sugiarto (kiri), dan Direktur Yusak Lumba Pardede, menjawab pertanyaan wartawan, usai RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Presiden Direktur PT Cita Mineral Investindo Tbk Harry KesumaTanoto (tengah) didampingi Deputy Finance PT Well Harvest Winning Alumina Refinery Hidayat Sugiarto (kiri), dan Direktur Yusak Lumba Pardede, menjawab pertanyaan wartawan, usai RUPS di Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan mineral, PT Cita Mineral Investindo Tbk., menargetkan pengembangan fase kedua fasilitas pemurnian Smelter Grade Alumina (SGA) rampung pada Desember 2021.

Deputy Finance and Accounting Department Head PT Well Harvest Winning Alumina Refinery Hidayat Sugiarto mengatakan bahwa progres pengembangan fase kedua fasilitas pemurnian SGA hingga akhir maret 2021 mencapai 70 persen.

Sebagai informasi, SGA adalah produk turunan komoditas bauksit dan merupakan bahan baku utama produksi aluminium.

“Kami harapkan operasional pengembangan pemurnian SGA tahap dua paling lambat pada akhir 2021, tetapi kami berkeyakinan bisa lebih cepat. Mungkin antara Juni atau Agustus diharapkan sudah bisa [operasional],” ujar Hidayat saat paparan publik perseroan, Rabu (21/4/2021).

Setelah fase kedua itu rampung dan berproduksi optimal, Hidayat menjelaskan bahwa nantinya fasilitas pemurnian itu akan memiliki kapasitas produksi menjadi 2 juta ton SGA per tahun dari sebelumnya sebesar 1 juta ton per tahun.

Adapun, emiten berkode saham CITA itu mengembangkan fasilitas pemurnian SGA melalui entitas usahanya PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW).

WHW adalah perusahaan patungan antara CITA dengan China Hongqiao Group Limited dari Tiongkok, Winning Investment Company Ltd, dan Shandong Weiqiao Aluminium and Electricity Co. Ltd.

CITA menggenggam 30 persen atas saham WHW, China Hongqiao sebesar 56 persen, Winning Investment sebesar 9 persen, dan Shandong Weiqiao sebesar 5 persen.

Direktur Cita Mineral Investindo Yusak Lumba Pardede mengatakan bahwa pada tahun ini perseroan akan fokus untuk merampungkan proyek tersebut sebagai salah satu upaya untuk memacu kinerja perseroan pada tahun ini.

“Kinerja perseroan tahun ini diharapkan semakin membaik seiring dengan rencana penyelesaian pembangunan fasilitas pemurnian SGA fase kedua yang dapat menambah kapasitas penjualan lokal perseroan,” ujar Yusak.

Adapun, pelanggan utama SGA perseroan untuk pasar domestik adalah PT Inalum atau MIND ID.

Pada kuartal I/2021, CITA telah memproduksi sekitar 260.000 ton SGA. Berdasarkan catatan Bisnis, pada kuartal I/2020 perseroan memproduksi 237.689 ton. Dengan demikian, realisasi produksi pada tiga bulan pertama tahun ini naik 9,38 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, pada 2020 CITA telah menjual 1,06 juta ton SGA, cenderung stabil dibandingkan dengan perolehan 2019.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smelter cita mineral investindo tbk well harvest winning alumina refinery aluminium
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top