Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Zebra (ZBRA) Bakal Akuisisi DNR Rp1 Triliun Tanpa Keluar Uang, Kok Bisa?

ZBRA akan melakukan rights issue dengan melepas 3,42 miliar saham baru. Sejumlah 77,7 persen dana dari rights issue digunakan untuk mengakuisisi 99 persen saham PT Dos Ni Roha (DNR) senilai Rp1,08 triliun.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 09 April 2021  |  14:56 WIB
Manajemen PT Trinity Healthcare (THC) dan PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) menyampaikan strategi bisnis ke depan.  - Ika Fatma/Bisnis.
Manajemen PT Trinity Healthcare (THC) dan PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) menyampaikan strategi bisnis ke depan. - Ika Fatma/Bisnis.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) akan beralih fokus bisnis ke bidang perdagangan dan farmasi setelah mengakuisisi PT Dos Ni Roha (DNR). Sumber dana akuisisi tersebut berasal dari hasil rights issue.

Perwakilan manajemen Trinity Healthcare (THC), perusahaan pemegang saham ZBRA, Anton Tombeng menyampaikan Zebra akan lakukan rights issue atau penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHETD) II.

Mengutip prospektus, ZBRA akan melakukan rights issue dengan melepas 3,42 miliar saham baru. Sejumlah 77,7 persen dana dari rights issue digunakan untuk mengakuisisi 99 persen saham PT Dos Ni Roha (DNR) senilai Rp1,08 triliun.

"Jadi hak dari masyarakat akan menambah modal kerja Zebra. Zebra tidak mengeluarkan biaya rights issue, karena memiliki 99 persen saham DNR," paparnya, Jumat (9/4/2021).

Adapun, persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa untuk rights issue akan dilakukan pada 7 Mei 2021.

Dalam rights issue atau PMHETD II itu, PT Trinity Healthcare (THC), PT European Hospital Development (EHD), PT Jadegreen Equities (JGE), dan PT Holistic Ventures (HV) akan mengambil bagian atas saham baru Zebra. THC, EHD, JGE, dan HV merupakan pemegang saham PT Dos Ni Roha (DNR).

Masih dalam prospektus, asumsi harga pelaksanaan rights issue Rp406 per saham. Oleh karena itu, ZBRA akan mengantongi dana sekitar Rp1,39 triliun.

FOKUS BISNIS

Kuasa direksi ZBRA sekaligus Direktur PT Trinity Healthcare (THC) Rudy Tanoesoedibjo mengatakan dengan THC mengakuisisi Zebra, kemudian DNR akan masuk menjadi anak usahanya, diharapkan pengelolaan DNR bisa lebih transparan dan publik bisa berpartisipasi.

"ZBRA nantinya akan memiliki 99 persen saham DNR. Kita bisa membuat DNR bisa diterima untuk masyarakat luas dan menjadi salah satu sarana investasi yang baik baik bagi publik," paparnya, Jumat (9/4/2021).

Setelah resmi mengakuisisi DNR, nantinya fokus bisnis ZBRA akan beralih menjadi bisnis fokus bisnis DNR.

Kegiatan usaha DNR adalah bergerak dalam bidang perdagangan besar makanan dan minuman lainnya, perdagangan besar alat laboratorium, farmasi dan kedokteran, perdagangan besar farmasi, perdagangan besar kosmetik, perdagangan besar obat tradisonal, dan distribusi.

Sebelumnya, PT Trinity Healthcare (THC) mengambil alih 51 persen saham PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) pada 9 Maret 2021. THC sendiri 90 persen sahamnya dimiliki Rudy Tanoesoedibjo. Selanjutnya, pada 1 April 2021, THC menambah kepemilikan sahamnya di di ZBRA menjadi 77,7 persen.

Di bawah kendali THC, ZBRA yang tadinya perusahaan taksi, kian mantap berekspansi ke bisnis baru yakni bidang perdagangan dan farmasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi rudy tanoesoedibjo zebra nusantara
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top