Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNBA Dicaplok Induk Shopee? Ini Surat Perusahaan ke Bursa

Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) memberitahukan ke otoritas Bursa Efek Indonesia akan menggelar public expose secara elektronik.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  04:49 WIB
Ilustrasi kartu pembayaran berlogo GPN terbitan PT Bank Bumi Arta Tbk. - www.bankbba.co.id
Ilustrasi kartu pembayaran berlogo GPN terbitan PT Bank Bumi Arta Tbk. - www.bankbba.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) memberitahukan ke otoritas Bursa Efek Indonesia akan menggelar public expose secara elektronik.

Langkah ini sebagai jawaban atas surat dari Bursa Efek Indonesia No. Peng-SPT-0028/BEI.WAS/02-2021.

"Bersama ini kami memberitahukan bahwa PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) akan menyelenggarakan public expose insidentil," tulis Lyvinia Sari, Sekretaris Perusahaan, Jumat (19/2/2021).

Public expose sendiri akan dilaksanakan pada Selasa, 23 Februari 2021 mendatang.

Materi public expose dadakan ini akan disampaikan pada Senin (22/2/2021).

Pergerakan saham PT Bank Bumi Arta Tbk. terus melambung dan naik turun bagaikan kereta luncur.

Berdasarkan data Bloomberg, saham berkode BNBA dibuka menguat 15 poin di level 1.180 pada perdagangan Jumat (19/2/2021). Baru sebentar bel perdagangan berbunyi, saham BNBA langsung amblas menyentuh level auto reject bawah (ARB) ke posisi 1.085.

Saham BNBA sendiri baru dibuka kembali perdagangan oleh Bursa Efek Indonesia karena terus mencetak kenaikan harga yang signifikan. Sebelum suspensi, saham Bank Bumi Arta (BNBA) sudah melonjak 142 persen dalam empat sesi terakhir.

Tidak butuh waktu lama bagi BNBA untuk bangkit. Hampir sejam perdagangan berjalan, saham BNBA tiba-tiba bangkit dan melesat hingga ke level 1.425 atau melonjak  16,32 persen. Di sesi pertama, saham BNBA parkir di zona hijau, menguat 5,15 persen ke level 1.225.

Dalam catatan Bisnis, pergerakan saham BNBA menjadi ajang spekulasi para investor seiring dengan kabar akuisisi bank oleh perusahaan induk Shopee, Sea Group. Perusahaan ini disebutkan akan mendirikan bank digital setelah mengakuisisi Bank Kesejahteraan Ekonomi. Manajemen Bank Bumi Arta dalam laporan ke BEI menyatakan tidak mengetahui rencana tersebut. 

Bank digital adalah bisnis baru yang menarik karena cukup minimal satu kantor dan seluruh layanannya secara digital. Ketentuan bank digital saat ini sedang dalam proses. OJK memperkirakan ketentuan final sudah terbentuk ketika bank digital beroperasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top