Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 22 Januari 2021

Kemarin, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 35 poin atau 0,25 persen ke level Rp14.000.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  15:07 WIB
Tumpukan uang dolar dan rupiah di Kantor Cabang Bank Mandiri di Jakarta, Kamis (14/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Tumpukan uang dolar dan rupiah di Kantor Cabang Bank Mandiri di Jakarta, Kamis (14/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (22/1/2021). Respons pasar pasar terhadap pelantikan Presiden AS Joe Biden diperkirakan masih menjadi sentimen.

Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (21/1/2021), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 35 poin atau 0,25 persen ke level Rp14.000.

Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan pergerakan nilai tukar hari ini  salah satunya akan dipengaruhi oleh perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kembali dilakukan oleh pemerintah hingga 8 Februari 2021.

Selain itu, pasar juga masih mencerna keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan.

Dari luar negeri, pelantikan Joe Biden sebagai Presiden baru AS kemungkinan masih akan menjadi sentimen utama yang mempengaruhi pergerakan rupiah.

"Periode bulan madu dari sentimen Pelantikan Joe Biden masih akan berlanjut dan dipredikisi akan memperkuat nilai tukar rupiah," katanya saat dihubungi pada Kamis (21/1/2021).

Yusuf memperkirakan, nilai rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.950 hingga Rp14.000 pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan rupiah masih berpotensi melanjutkan penguatannya karena mata uang Garuda saat ini dinilai masih undervalue.

Ia menuturkan, prospek penguatan rupiah ditopang oleh defisit neraca yang rendah, daya tarik pasar keuangan domestik yang tinggi, premi risiko menurun, serta tingkat likuiditas global yang besar.

Bagaimana pergerakan rupiah hari ini? Simak secara live di bisnis.com

15:06 WIB

Pukul 15.00 WIB: Rupiah Ditutup Melemah 35 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 35 poin atau 0,25 persen ke level Rp14.035 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,12 persen atau 0,105 poin ke level 90,236 pada pukul 14.55 WIB.

14:34 WIB

Pukul 14.28 WIB: Rupiah Melemah 47 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 47 poin atau 0,34 persen ke level Rp14.047 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,11 persen atau 0,103 poin ke level 90,234 pada pukul 14.26 WIB.

13:41 WIB

Pukul 13.37 WIB: Rupiah Melemah 51 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 51 poin atau 0,37 persen ke level Rp14.051 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,03 persen atau 0,031 poin ke level 90,162 pada pukul 13.29 WIB.

11:15 WIB

Pukul 10.27 WIB: Rupiah Melemah 45 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 45 poin atau 0,32 persen ke level Rp14.045 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,04 persen atau 0,392 poin ke level 90,092 pada pukul 11.03 WIB.

10:18 WIB

Pukul 10.10 WIB: Rupiah Melemah 36 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 36 poin atau 0,26 persen ke level Rp14.036 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,05 persen atau 0,042 poin ke level 90,089 pada pukul 10.06 WIB.

09:03 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Lalu Kembali Stagnan

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 8 poin atau 0,06 persen ke level Rp13.992 per dolar AS. Rupiah kemudian kembali stagnan di level Rp14.000 pada pukul 09.02 WIB.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,03 persen atau 0,026 poin ke level 90,105 pada pukul 08.48 WIB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah nilai tukar rupiah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top