Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks Bisnis-27 Berbalik ke Zona Merah, INKP Melemah Paling Tajam

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia hingga pukul 09.29 WIB, indeks hasil kerja sama Harian Bisnis Indonesia dan bursa ini berbalik ke zona merah dengan pelemahan 0,07 persen atau  0,37 poin ke level 545,1.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  09:56 WIB
Karyawan beraktivitas didepan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (30/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan beraktivitas didepan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (30/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 terpantau melemah pada perdagangan Jumat (22/1/2021), sejalan dengan indeks harga saham gabungan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia hingga pukul 09.29 WIB, indeks hasil kerja sama Harian Bisnis Indonesia dan bursa ini berbalik ke zona merah dengan pelemahan 0,07 persen atau  0,37 poin ke level 545,1.

Adapun, dari seluruh anggota konstituen indeks Bisnis-27, sebanyak 20 saham melemah, 3 saham menguat , sedangkan 4 saham lainnya tidak bergerak.

Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) melemah paling tajam dengan koreksi sebesar 3,68 persen, disusul PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang melemah 2,74 persen.

Di sisi lain, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menguat paling signifikan sebesar 0,85 persen, disusul PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) yang naik 0,79 persen.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada awal perdagangan hari ini.

IHSG terpantau turun 0,7 persen menjadi 6.369 22 pada pukul 09.56 WIB, meskipun dibuka menguat 0,09 persen atau 5,68 poin ke level 6.419,57.

Sebanyak 141 saham menguat, 188 saham melemah, dan 164 saham diperdagangkan stagnan. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp7.492,71 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG indeks bisnis27
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top