Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Berbalik Melemah, Saham KAEF dan IRRA Nyaris ARB Lagi

IHSG turun 0,11 persen menjadi 6.407 pada pukul 09.09 WIB, meskipun dibuka menguat 0,09 persen atau 5,68 poin ke level 6.419,57.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  09:27 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah sesaat setelah perdagangan dibuka.

Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat (22/1/2021), IHSG turun 0,11 persen menjadi 6.407 pada pukul 09.09 WIB, meskipun dibuka menguat 0,09 persen atau 5,68 poin ke level 6.419,57.

Sebanyak 141 saham menguat, 188 saham melemah, dan 164 saham diperdagangkan stagnan. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat Rp7.492,71 triliun.

Saham PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) kembali mendekati batas bawah auto reject dengan pelemahan 6,88 persen menjadi Rp4.470. 

Selanjutnya, saham PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) terkoreksi 6,55 persen menjadi Rp785 per saham.

Begitu pula saham PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) meemah 6,52 persen menjadi Rp2.580 per saham.

Tim riset Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam kisaran level 6.348-6.516. adapun level support IHSG berada di 6.348 dan 6.312, sedangkan level resisten berada pada level 6.468 dan 6.516.

“IHSG pada hari ini kami perkirakan akan bergerak MIXED dengan range 6.348 – 6.516. IHSG tidak berhasil breakout Resistance 6.414, berpeluang kembali menguji Support 6.348 dan 6.312,” ungkap tim analis Sinarmas Sekuritas dalam riset yang diterima Bisnis, Jumat (22/1/2021).

Namun, bila IHSG berhasil bertahan di atas Resistance 6.414 akan mencoba Resistance 6.468 dan 6.516. Sementara itu, indikator MACD dan stochastic mengindikasikan pola Downtrend.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top