Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Kaget IHSG Melemah, Rekomendasi Saham GIAA hingga PTBA

Selama IHSG belum mampu menguat kembali ke atas 6,140 kembali, maka skenario koreksi IHSG untuk membentuk wave [c] dari wave 4 akan berjalan.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  05:46 WIB
Pesawat Garuda Indonesia membawa 1,2 Juta vaksin Covid-19. Biro Pers Sekretariat Presiden - Lukas.
Pesawat Garuda Indonesia membawa 1,2 Juta vaksin Covid-19. Biro Pers Sekretariat Presiden - Lukas.

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan akhir 2020 hari ini seiring dengan aksi profit taking.

Pada perdagangan Selasa (29/12/2020), IHSG ditutup melemah 55,48 poin atau 0,91 persen ke level 6.038,06. Hingga sesi pertama, indeks melemah 0,29 persen ke posisi 6.075,74.

Sepanjang hari, IHSG bergerak di rentang 6.026,23-6.143,87. Sebanyak 151 saham menguat, 338 saham melemah, 130 saham stagnan.

Institutional Research MNC Sekuritas menyampaikan pergerakan IHSG kemarin sudah mengenai target penguatan wave [b] dari wave 4, yakni pada rentang 6,100-6,140.

Selama IHSG belum mampu menguat kembali ke atas 6,140 kembali, maka skenario koreksi IHSG untuk membentuk wave [c] dari wave 4 akan berjalan. Adapun koreksi IHSG diperkirakan berada pada rentang 5,650-5,800.

"Level support 6,010, 5,979, sedangkan level resistan 6,170, 6,195," paparnya.

Institutional Research MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham EXCL, PTBA, serta spekulasi beli GIAA dan sell on strength ASII. Berikut ulasannya.

*EXCL - Buy on Weakness* (2,850) Pada perdagangan kemarin (29/12), EXCL ditutup menguat 1,4% ke level 2,850. Kami memperkirakan, selama tidak terkoreksi ke bawah 2,600, maka EXCL sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C). Hal tersebut berarti EXCL berpeluang menguat, terutama bila mampu menembus 2,980.Buy on Weakness: 2,720-2,850Target Price: 3,000, 3,200Stoploss: below 2,600

*PTBA - Buy on Weakness* (2,890) PTBA ditutup menguat 1,4% ke level 2,890 pada perdagangan kemarin (29/12). Selama PTBA tidak terkoreksi agresif dan menembus 2,700, maka kami perkirakan pergerakan PTBA sedang berada di awal wave 5 dari wave (B). Hal tersebut berarti, PTBA berpeluang menguat terlebih bila mampu menembus 3,180.Buy on Weakness: 2,800-2,890Target Price: 3,200, 3,350Stoploss: below 2,700

*GIAA - Spec Buy* (432) Kemarin (29/12), GIAA ditutup pada level 432. Selama GIAA tidak terkoreksi di bawah 414, maka GIAA saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave C. Hal tersebut berarti, GIAA berpeluang menguat, terlebih jika mampu menembus 478.Spec Buy: 420-432Target Price: 500, 550Stoploss: below 414

*ASII - Sell on Strength* (6,050) Pada perdagangan kemarin (29/12), ASII ditutup terkoreksi tipis 0,4% ke level 6,050. Kami perkirakan, selama ASII belum mampu bergerak menguat dan menembus 6,275, maka posisi ASII saat ini sedang bergerak terkoreksi membentuk wave B dari wave (Y). Adapun level koreksi ASII berada pada rentang 5,300-5,800, dan dapat dijadikan level buyback.Sell on Strength: 6,050-6,150


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Garuda Indonesia rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top