Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Efek Vaksin Gratis, IHSG Terbang Hampir 2 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,83 persen pada perdagangan hari ini, Rabu (16/12/2020).
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak kinerja cemerlang dengan mencetak kenaikan tajam pada perdagangan hari ini, Rabu (16/12/2020). Indeks melesat setelah Presiden Joko Widodo menyatakan vaksin Covid-19 akan dibagikan gratis kepada masyarakat.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 108,27 poin atau 1,83 persen ke level 6.118,40 . Sejak awal perdagangan, indeks sudah bertenaga dan menutup sesi pertama dengan penguatan 1,47 persen ke level 6.098,64.Posisi IHSG hari ini adalah yang tertinggi sejak 29 Januari 2020.

Sebanyak275 saham menguat,  209saham melemah, dan 223saham stagnan dibandingkan dengan posisi pekan lalu. Secara sektoral, seluruh sektor saham menguat, dipimpin oleh sektor finansial dan infrastruktur masing-masing sebesar 1,41 persen dan 3,19 persen.

Saham big caps menopang penguatan indeks, dipimpin saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk. Saham TLKM naik 4,93 persen sedangkan saham BBCA menguat 2,28 persen. 

Salah satu yang mendorong penguatan indeks adalah pernyataan presiden terkait vaksinasi. Presiden Joko Widodo memastikan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Jokowi mengatakan hal itu dilakukan setelah pemerintah menerima banyak masukan dari masyarakat terkait program vaksinasi.

Presiden Jokowi pun memerintahkan jajaran kabinet, kementerian/lembaga dan pemda untuk memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021.

"Saya juga menginstruksikan dan memerintahkan Menteri Keuangan untuk memprioritaskan dan merealokasi dari anggaran lain terkait ketersediaan dan vaksinasi gratis ini sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapat vaksin," ujarnya dalam tayangan di Youtube Setpres, Rabu (16/12/2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper