Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BEI: 20 Calon Emiten Antre IPO, Ada dari Sektor Pertambangan

Saat ini masih ada 20 perusahaan yang berencana melakukan pencatatan saham perdana.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 19 November 2020  |  18:52 WIB
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia melaporkan 20 perusahaan yang berencana akan melakukan pencatatan saham perdana sampai dengan Kamis (19/11/2020).

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan Bursa Efek Indonesia telah mencatat sebanyak 148 penerbitan efek baru sampai dengan Kamis (19/11/2020). Jumlah itu terdiri atas 46 saham, 94 obligasi atau sukuk, 7 exchange traded fund (ETF), dan 1 efek beragun aset (EBA).

Nyoman mengatakan saat ini masih ada 20 perusahaan yang berencana melakukan pencatatan saham. Calon emiten baru itu berasal dari berbagai sektor.

Secara detail, enam perusahaan dari sektor trade, services, dan investment. Selanjutnya, tiga perusahaan dari sektor property, real estate dan building construction.

Dua calon emiten baru lainnya berasal dari sektor consumer goods industry. Kemudian, dua calon emiten dari sektor aneka industri dan dua calon emiten dari sektor pertanian.

Sisanya, dua perusahaan dari sektor infrastructure, utilites, dan transportation, dua perusahaan dari sektor finance, serta satu perusahaan dari sektor pertambangan

“Adapun, 20 perusahaan di atas masih menjalani proses evaluasi penawaran umum,” ujarnya, Kamis (19/11/2020).

Nyoman menambahkan terdapat 10 penerbit yang akan emisi 11 obligasi atau sukuk berada dalam pipeline BEI. Satu di antaranya merupakan calon perusahaan tercatat obligasi baru serta 3 ETF dalam pipeline bursa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia ipo aksi emiten
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top