Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Performa Reksa Dana Syariah Bertumbuh Pesat

Nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana syariah sejak periode Januari hingga Oktober 2020 bertumbuh 28,47 persen dari Rp55,77 triliun menjadi Rp71,65 triliun.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 18 November 2020  |  14:04 WIB
Ilustrasi investasi - Istimewa
Ilustrasi investasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Produk reksa dana syariah mengalami pertumbuhan pesat dibandingkan dengan reksa dana konvensional selama beberapa waktu terakhir di Indonesia.

Justitia Tripurwasani selaku Director & Chief Legal, Risk and Compliance Officer sekaligus Kepala Unit Pengelolaan Investasi Syariah Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) mengatakan bahwa industri reksa dana syariah di Indonesia terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir.

Mengutip data dari website OJK, dia menuturkan bahwa dalam 5 tahun terakhir, sejak akhir September 2015 hingga akhir September 2020, industri reksa dana di Indonesia mengalami pertumbuhan di atas 600 persen, jauh melampaui pertumbuhan reksa dana konvensional yang tumbuh sekitar 80 persen pada periode yang sama.

“Demikian pula dalam setahun terakhir, AUM reksa dana syariah juga masih terus mengalami pertumbuhan yang menggembirakan. Kami melihat masih banyak peluang pertumbuhan, mengingat semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya berinvestasi secara halal,” ungkapnya dalam webinar virtual, Rabu (18/11/2020).

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pengawas Syariah MAMI Adiwarman Karim mengatakan bahwa investasi itu sama dengan menanamkan kebaikan.

Oleh karena itu, umat muslim juga harus terus berinvestasi, karena dengan berinvestasi, berarti telah melakukan suatu kebaikan.

“Agar lebih berkah, berinvestasilah di reksa dana yang syariah. Berkah ini penting, karena dalam kehidupan ini, kita bukan sekedar cari keuntungan duniawi namun juga mencari keberkahan,” sambungnya.

Berdasarkan statistik reksa dana syariah per Oktober 2020 di website OJK, terdapat 284 produk reksa dana syariah. Jumlah ini setara dengan 12,84 persen total seluruh reksa dana saat ini.

Menariknya, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana syariah sejak periode Januari hingga Oktober 2020 bertumbuh 28,47 persen dari Rp55,77 triliun menjadi Rp71,65 triliun.

Padahal, NAB reksa dana konvensional pada periode yang sama mencatatkan kinerja yang negatif ditandai dengan koreksi 4,84 persen DARI Rp481,51 triliun menjadi Rp458,21 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi ekonomi syariah reksa dana
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top