Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laba Emiten Milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya Anjlok pada Kuartal III

Saratoga mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp1,19 triliun pada kuartal III/2020, turun 82,9 persen
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  15:34 WIB
Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Edwin Soeryadjaya (kedua kanan), Presiden Direktur Michael W. P Soeryadjaya (kiri), Direktur Keuangan Lany Djuwita (kedua kiri) dan Direktur Andi Esfandiari, berbincang di sela-sela RUPST dan RUPSLB Saratoga, di Jakarta, Selasa (26/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Edwin Soeryadjaya (kedua kanan), Presiden Direktur Michael W. P Soeryadjaya (kiri), Direktur Keuangan Lany Djuwita (kedua kiri) dan Direktur Andi Esfandiari, berbincang di sela-sela RUPST dan RUPSLB Saratoga, di Jakarta, Selasa (26/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. mencatatkan penurunan signifikan terhadap kinerja pada kuartal III/2020.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode saham SRTG itu mencatatkan keuntungan bersih atas investasi pada efek ekuitas senilai Rp651,64 miliar pada kuartal III/2020. Pencapaian itu anjlok 88,8 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,85 triliun.

Lebih rinci, penurunan terjadi di semua segmen investasi saham perseroan yaitu segmen infrastruktur menjadi sebesar Rp740,63 miliar, sumber daya alam menjadi Rp516,94 miliar, produk konsumen rugi membengkak Rp677,62 miliar, dan investasi pada efek ekuitas lainnya menjadi Rp71,68 miliar.

Untuk diketahui, pada segmen infrastruktur SRTG memiliki kepemilikan saham di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) sebesar 34 persen, PT Nusa Raya Cipta Tbk. (NRCA) sebesar 7,12 persen, Seroja Investmen Ltd di Singapura sebesar 23,26 persen, dan beberapa perusahaan non publik lainnya.

Di segmen sumber daya alam, SRTG mengantongi kepemilikan saham di PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) sebesar 15,18 persen, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) sebesar 19,13 persen, PT Provident Agro Tbk. (PALM) sebesar 44,87 persen, Interra Resources di Singapura 12,11 persen, Sihayo Gold Australia sebesar 14,89 persen, dan beberapa perusahaan non publik lainnya.

Kemudian, di segmen produk konsumen SRTG mengimpit saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) sebesar 52,21 persen, PT Aneka Gas Industri Tbk. (AAGI) sebesar 8,39 persen, dan beberapa perusahaan non publik lainnya.

Sementara itu, penghasilan dividen dan bunga juga menurun 60,34 persen menjadi Rp651,64 miliar pada kuartal III/2020 dari Rp1,61 triliun pada kuartal III/2019.

Dengan demikian, SRTG mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp1,19 triliun pada kuartal III/2020, turun 82,9 persen dari Rp7 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, total aset SRTG per 30 September 2020 naik menjadi Rp27,35 triliun dari posisi akhir 2019 sebesar Rp26,65 triliun. Selain itu, total liabilitas per 30 September 2020 turun menjadi Rp3,58 triliun dari posisi Rp3,8 triliun pada 31 Desember 2019.

Per kuartal III/2020, komposisi pemegang saham Saratoga ialah Edwin Soeryadjaya 33,1 persen, PT Unitras Pertama 32,72 persen, Sandiaga Uno 21,51 persen, dan lainnya 11,96 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten saratoga investama sedaya sandiaga uno
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top