Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pernyataan Trump Bikin Kaget! Harga Emas Langsung Anjlok

Pada perdagangan Rabu (28/10/2020) pukul 20.23 WIB, harga emas spot turun 1,44 persen atau 27,51 poin menjadi US$1.880,48 per troy ounce.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  20:42 WIB
Karyawan menunjukan replika emas logam mulia di Butik Antam, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. pada hari perdagangan Selasa (8/9/2020) menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan menunjukan replika emas logam mulia di Butik Antam, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. pada hari perdagangan Selasa (8/9/2020) menurun dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas terjun akibat menguatnya dolar AS setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan pembahasan stimulus Covid-19 akan ditunda setelah Pilpres AS pada 3 November 2020.

Pada perdagangan Rabu (28/10/2020) pukul 20.23 WIB, harga emas spot turun 1,44 persen atau 27,51 poin menjadi US$1.880,48 per troy ounce.

Adapun, harga emas Comex kontrak Desember 2020 koreksi 1,61 persen atau 30,8 poin menuju US$1.881,1 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama naik 0,634 poin atau 0,68 persen menuju 93,574.

Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan pernyataan Trump bahwa pembahasan stimulus bantuan akan ditunda hingga setelah pemilus AS 3 November 2020, telah membantu kepastian pasar dan menopang penguatan dolar AS.

"Tetapi dengan tingginya penderita baru wabah corona di AS mendorong meningkatnya minat pada aset aman seperti yen Jepang dan dolar AS," paparnya, Rabu (28/10/2020).

Sejumlah negara Eropa kemungkinan kembali melakukan lockdown untuk membatasi peningkatan penderita corona, sehingga meningkatkan sikap hati-hati pasar.

Laporan Goods Trade Balance dan Prelim Wholesale Inventories AS jam 19:30 WIB dan Crude Oil Inventories versi EIA jam 21:30 WIB menjadi peluang penggerak pasar malam ini. Disertai kebijakan suku bunga Bank of Canada jam 21:00 WIB diikuti konferensi pers BOC jam 22:15 WIB menjadi fokus pasar untuk pergerakan dolar Kanada.

Menurut Monex, harga emas turun setelah Trump memastikan stimulus baru akan dilanjutkan setelah pemilu AS. Harga emas berpotensi jual menguji target US$1.891.

Sebaliknya, harga emas berpotensi beli jika harga berbalik naik ke atas level US$1909 dengan target $1914. Data ekonomi AS jam 19:30 WIB berpeluang juga menggerakkan sentimen harga emas.

Sementara itu, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim menyampaikan pada malam ini harga emas berpeluang anjlok menuju level US$1.830 per troy ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini dolar as Donald Trump
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top