Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Utilitas Pabrik Waskita Precast (WSBP) hanya Capai 25 Persen

Direktur Produksi Waskita Beton Precast Heri Supriyadi menyampaikan utilitas pabrik perseroan per akhir September 2020 sekitar 25 persen.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  20:15 WIB
Pabrik beton milik Waskita Beton Precast di Gasing, Palembang. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 725.000 ton/tahun dan menjadi pemasok utama proyek Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung. - waskitaprecast.co.id
Pabrik beton milik Waskita Beton Precast di Gasing, Palembang. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 725.000 ton/tahun dan menjadi pemasok utama proyek Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung. - waskitaprecast.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk. melaporkan tingkat utilitas atau daya guna pabrik milik perseroan hanya mencapai 25 persen per akhir September 2020.

Direktur Produksi Waskita Beton Precast Heri Supriyadi menyampaikan utilitas pabrik perseroan per akhir September 2020 sekitar 25 persen. Tingkat utilitas yang dapat dijadikan cerminan produksi pabrik yang rendah tersebut seiring dengan melemahnya permintaan pada masa pandemi.

“Namun kami telah melakukan upaya integrasi beberapa plant. Nanti kalau integrasi ini kita lakukan, insyaallah utilitas ini bisa tercapai 35 persen - 40 persen,” kata Heri dalam paparan publik secara daring, Senin (26/10/2020).

Adapun, integrasi sejumlah pabrik tersebut juga dilakukan bersama induk usaha yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dalam rangka efisiensi dan sinergitas.

Direktur Utama Waskita Beton Precast Cholis Prihanto menambahkan efisiensi yang dilakukan emiten berkode saham WSBP itu pada masa pandemi dilakukan dalam dua cara yaitu berbagi sumber daya (shared resources) dan pusat komando (command center).

“Kami akan melakukan kerjasama dengan Waskita holding dalam melakukan pembelian di mana kalau volume kita ditambah dengan volume Waskita holding itu jumlahnya tentu akan sangat besar bisa 2 kali lipat dari volume WSBP sendiri,” jelas Cholis.

Lebih lanjut, saat ini WSBP tengah melakukan persiapan pembangunan pabrik baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk ikut serta dalam pembangunan ibukota baru nantinya.

“Kita harapkan pada saatnya nanti sudah dimulai pembangunan ibukota baru, plant ini sudah siap beroperasi dengan setiap pendukungnya,” ujar Heri.

Saat ini, WSBP memiliki 9 pabrik yang tersebar di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa dengan kapasitas 3,7 juta ton per tahun.

Adapun, pabrik di Gasing (Sumatera Selatan) dan Bojonegara (Banten) telah memiliki dermaga sendiri dengan kapasitas masing-masing 725.000 ton dan 475.000 ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN Utilitas waskita beton precast
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top