Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fokus Data Neraca Perdagangan, Ini Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Sahamnya

Rilis data perekonomian neraca perdagangan pada hari ini disinyalir masih berada dalam kondisi stabil dan turut memengaruhi IHSG.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  06:06 WIB
Karyawati beraktivitas di sekitar grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di sekitar grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (15/10/2020) akan diwarnai dengan sentimen data neraca perdagangan.

IHSG menguat 0,85 persen ke level 5.176,099 pada akhir sesi Rabu (14/10/2020). Sebanyak 213 saham menguat, 217 terkoreksi, dan 161 stagnan.

Dari sembilan sektor saham di Bursa Efek Indonesia, sebanyak enam sektor ditutup menguat dan satu sektor ditutup melemah.

Indeks saham sektor tambang memimpin penguatan sebesar 3,72 persen. Di sisi lain, indeks saham sektor properti menjadi yang paling anjlok sebesar -5,93 persen.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan jelang rilis data perekonomian neraca perdagangan pada hari ini disinyalir masih berada dalam kondisi stabil. Pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajar dan berusaha menembus resistan level terdekat

"Jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek. IHSG hari ini bergerak di rentang 4.889 - 5.188," imbuhnya.

Sejumlah saham pilihannya adalah TLKM, BBCA, BBNI, ASII, SCMA, KAEF, TBIG, dan AKRA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top