Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Naik 8 Sesi, Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

Saat ini IHSG memang masih berpeluang menguat untuk menguji resistan 5,187 atau bahkan menutup gap atas yang berada pada range 5,216-5,232.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  05:56 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan di tengah risiko koreksi Indeks Harga Saham Gabungan.

Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,85 persen ke level 5.176,099 pada akhir sesi Rabu (14/10/2020). IHSG pun berhasil reli 8 sesi beruntun.

Dari sembilan sektor saham di Bursa Efek Indonesia, sebanyak enam sektor ditutup menguat dan satu sektor ditutup melemah.

Secara umum, sebanyak 213 saham menguat, 217 saham melemah, dan 161 saham stagnan dibandingkan dengan posisi penutupan kemarin.

Institutional MNC Sekuritas dalam publikasi risetnya menyampaikan pada perdagangan kemarin (14/10), IHSG ditutup menguat 0,85% ke level 5,176. Dapat diperhatikan bahwa pergerakan IHSG sudah menembus fibo retrace 61.8% sebagai resistan.

Saat ini IHSG memang masih berpeluang menguat untuk menguji resistan 5,187 atau bahkan menutup gap atas yang berada pada range 5,216-5,232.

"Namun demikian, kami tetap memperkirakan penguatan IHSG sudah relatif terbatas dan rentan terkoreksi dalam jangka pendek ke area 5,050-5,100 dan koreksi ideal yang diperkirakan berada pada range 4,970-5,010," paparnya, Kamis (15/10/2020).

Skenario itu berlaku selama IHSG tidak terkoreksi agresif ke bawah 4,820-4,840, terlebih support krusial yang berada di 4,753. Apabila IHSG terkoreksi menembus support-support tersebut, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave C ke arah 4,500-4,650.

Hari ini, diperkirakan level support IHSG adalah 5,060, dan 4,960, dan level resistan 5,187 dan 5,250.

Sejumlah saham pilihan MNC Sekuritas pada hari ini ialah MEDC, TLKM, ADRO, dan BMRI. Berikut ulasannya.

MEDC - Buy on Weakness (380)Pada perdagangan kemarin (14/10), MEDC ditutup menguat signifikan sebesar 8% ke level 380. Posisi MEDC saat ini kami perkirakan sedang pada bagian dari wave (iii) dari wave [a] dari wave B. Meskipun masih akan menguat, namun diperkirakan MEDC akan terkoreksi dalam jangka pendek dan dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembelian.Buy on Weakness: 366-376Target Price: 400, 450Stoploss: below 344

TLKM - Buy on Weakness (2,810)Kemarin (14/10), TLKM bergerak menguat 2,9% dan ditutup di level 2,810. Saat ini kami memperkirakan posisi TLKM sedang membentuk wave (iii), sehingga TLKM masih berpeluang melanjutkan penguatannya.Buy on Weakness: 2,750-2,800Target Price: 2,900, 3,000Stoploss: below 2,620

ADRO - Buy on Weakness (1,185)Penguatan ADRO yang terjadi kemarin (14/10) sebesar 3%, kami perkirakan merupakan awal dari wave [c] dari wave 3 dari wave (C). Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,090, maka ADRO masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya, terlebih jika mampu menembus resistance 1,220.Buy on Weakness: 1,160-1,180Target Price: 1,280, 1,350Stoploss: below 1,090

BMRI - Sell on Strength (5,775)Kemarin (14/10) bergerak menguat 1,8% disertai dengan peningkatan volume transaksi. Kami memperkirakan posisi BMRI saat ini sudah mengenai fibo retrance 61.8% dan sedang berada di akhir wave B dari wave (B). Diperkirakan BMRI akan menguji untuk menembus resistance 5,775 dan 6,000. Adapun level koreksi BMRI diperkriakan akan berada pada area 5,570 dan 5,275.Sell on Strength: 5,825-6,000

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top