Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed, Bursa Asia Dibuka Variatif

Pada hari ini perhatian investor akan tertuju pada Simposium Jackson Hole yang diadakan pada Kamis (27/8/2020), dimana Gubernur The Fed Jerome Powell akan berpidato terkait kerangka kebijakan moneter.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  07:44 WIB
Bursa Asia -  Bloomberg.
Bursa Asia - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia urung mengikuti tren penguatan pasar global setelah dibuka variatif pada pagi ini seiring dengan sikap pelaku pasar yang menanti pidato Gubernur Federal Reserve (The Fed) jerome Powell

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (26/8/2020), bursa Topix Jepang dibuka di zona merah setelah tergelincir 0,3 persen. Hal serupa juga terjadi pada indeks Kospi Korea Selatan yang menurun 0,3 persen.

Selanjutnya, indek S&P/ASX 200 juga dibuka menguat tipis sebesar 0,1 persen. Adapun bursa berjangka S&P 500 terpantau turun 0,1 persen hingga pukul 09.05 waktu Tokyo, Jepang.

Pada hari ini perhatian investor akan tertuju pada Simposium Jackson Hole yang diadakan pada Kamis (27/8/2020) sekitar pukul 8 malam WIB. Pada simposium tersebut, Gubernur The Fed, Jerome Powell akan berpidato terkait kerangka kebijakan moneter yang akan berfokus pada strategi pengendalian inflasi terbaru.

Para pelaku pasar juga terus memantau kabar terkait progres pengembangan vaksin untuk virus corona. Sementara itu, pemerintah dan bank sentral di negara-negara terus mendukung pemulihan perekonomian dunia dengan beragam kebijakan.

Di sisi lain, tensi hubungan Amerika Serikat dengan China kembali memanas setelah China menembakkan empat misil ke wilayah perairan yang masih menjadi sengketa.

Merespon hal tersebut, Presiden AS, Donald Trump, akan memperkuat sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang membantu China membangun pangkalan di wilayah tersebut

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia bursa global federal reserve
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top