Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Eropa Mencapai Level Tertinggi dalam 2 Minggu

Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,9 persen, ditutup di atas rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya dalam dua minggu.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  05:15 WIB
Bursa Efek Frankfurt. -  Alex Kraus / Bloomberg
Bursa Efek Frankfurt. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Ekuitas Eropa mencapai level penutupan tertinggi dalam dua minggu, mengakhiri sesi tepat di atas level resistensi utama, karena Jerman memperpanjang program dukungan pekerjaan dan menjelang simposium Federal Reserve Jackson Hole.

Pada penutupan perdagangan Rabu (26/8/2020), Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,9 persen, ditutup di atas rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya dalam dua minggu.

Saham real estat, teknologi, dan pertambangan memimpin kenaikan. DAX bertambah 1 persen setelah Jerman mengalokasikan sekitar US$12 miliar lebih untuk program yang mencegah jutaan orang menganggur.

Saham Eropa telah tertahan di kisaran sejak awal Juni karena optimisme tentang pemulihan ekonomi telah diredam meningkatnya kasus virus corona dan ketegangan perdagangan.

Investor mungkin mendapatkan petunjuk kebijakan baru dari AS, dengan Ketua Fed Jerome Powell akan berbicara pada Kamis di konferensi Jackson Hole, yang diadakan secara virtual tahun ini karena pandemi.

Di antara sektor-sektor, teknologi termasuk yang berkinerja terbaik setelah raksasa perangkat lunak bisnis AS Salesforce.com Inc. melonjak karena laba kuartalannya melampaui perkiraan.

Saham energi berkinerja buruk karena Badai Laura akan melanda Pantai Teluk AS, membuat beberapa kilang terbesar Amerika tutup selama berbulan-bulan.

Bank of America mencatat infeksi virus corona Eropa terus meningkat, tetapi mengatakan tidak mengharapkan gelombang kedua kasus menggagalkan pemulihan saham karena pembatasan lokal dan persyaratan penutup mengekang wabah baru.

Ekuitas Eropa belum sepenuhnya mencerminkan rebound yang kuat dalam data indeks manajer pembelian, menurut ahli strategi Milla Savova.

"Jika imbal hasil obligasi terus meningkat sebagai respons terhadap pemulihan makro yang jatuh tempo, ini akhirnya akan memungkinkan siklus yang sensitif terhadap hasil di pasar ekuitas, seperti bank dan nilai versus pertumbuhan, untuk berpartisipasi dalam harga pemulihan," kata Savova melalui email.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa bursa global indeks stoxx 600
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top