Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 12 Agustus 2020

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah seiring dengan penguatan indeks dolar.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  15:13 WIB
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan uang dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak ke zona merah dengan pelemahan 80 poin atau 0,55 persen ke posisi Rp14.760 per dolar AS. Sementara itu indeks dolar naik 0,07 persen ke level 93.698

Sejak awal perdagangan, rupiah mengalami tekanan. Mata uang garuda  terdepresiasi 25 poin atau 0,17 persen ke level Rp14.705 per dolar AS pada pukul 09.56 WIB. Sementara itu,  Kurs rupiah menyentuh level Rp14.777 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (12/8/2020).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.777 per dolar AS, melemah 49 poin atau 0,33 persen dari posisi Rp14.728 pada Senin (11/8/2020).

Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan kenaikan mata uang dolar AS di seluruh dunia. Indeks dolar AS menguat seiring dengan fokus investor terhadap ketegangan Amerika Serikat dan China menjelang pertemuan pada 15 Agustus 2020.

Monex Investindo Futures dalam publikasi risetnya menyampaikan dolar AS menguat pada hari Senin (10/8/2020), di tengah fokus investor tertuju ke stimulus fiskal di Amerika Serikat.

"Investor juga memantau ketegangan antara AS-Tiongkok menjelang pembicaraan dagang penting di tanggal 15 Agustus," papar Monex.

Indeks dolar AS pulih dari pelemahan beruntun dengan penurunan 4 persen pada bulan Juli. Dolar AS menguat sejak hari Jumat setelah perilisan data tenaga kerja meredakan kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja AS.

Setelah pembicaraan di Washington yang gagal mengenai putaran selanjutnya stimulus fiskal, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada hari Sabtu, yang memulihkan sebagian pembayaran klaim tunjangan pengangguran terhadap puluhan juta masyarakat.

15:04 WIB

Pukul 15.00 WIB : Rupiah ditutup melemah 80 poin

Pukul 15.00 WIB : Rupiah melemah 80 poin atau 0,55 persen ke posisi Rp14.760 per dolar AS. Sementara itu indeks dolar naik 0,07 persen ke level 93.698

14:30 WIB

Pukul 14.30 WIB : Rupiah belum keluar dari tekanan, masih melemah 0,22 persen

Pukul 14.30 WIB : Rupiah belum keluar dari tekanan, masih melemah 0,22 persen atau 32,5 poin ke posisi Rp14.725 per dolar AS.

13:36 WIB

Pukul 13.30 WIB : Rupiah masih melemah

Pukul 13.30 WIB : Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 33 poin ke posisi Rp14.713

11:47 WIB

Pukul 11.22 WIB: Rupiah Terdepresiasi 32 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 32 poin atau 0,22 persen ke level Rp14.712 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,28 persen atau 0,26 poin ke posisi 93,888 pada pukul 11.35 WIB.

10:40 WIB

Pukul 10.35 WIB : Rupiah termbus Rp14.700 per dolar AS

Pukul 10.35 WIB : Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 25 poin ke posisi 14.705. Indeks dolar terpantau naik 0,23 persen ke level 93.836

10:13 WIB

Pukul 09.56 WIB: Rupiah Melemah 25 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 25 poin atau 0,17 persen ke level Rp14.705 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,201 poin atau 0,21 persen ke level 93,829 pada pukul 10.10 WIB.

09:16 WIB

Pukul 09.10 WIB : Rupiah menguat 38 poin

Pukul 09.10 WIB : Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 38 poinke posisi 14.643 di saat mata uang Asia melemah. Sementara itu, indeks dolar naik 0,19 persen ke posisi 93.804

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as Kurs Rupiah
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top