Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham INKP dan TKIM Sama-sama Meroket, Mana yang Lebih Atraktif?

Sepanjang tiga bulan terakhir, saham INKP sudah menguat 65,15 persen sedang saham TKIM sudah menguat 40,13 persen.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  17:27 WIB
Pabrik Kertas Tjiwi Kimia di Sidoarjo. Pabrik ini mulai beropersi pada 1978 dengan kapasitas tahunan 12,000 metrik ton. - tjiwi.co.id
Pabrik Kertas Tjiwi Kimia di Sidoarjo. Pabrik ini mulai beropersi pada 1978 dengan kapasitas tahunan 12,000 metrik ton. - tjiwi.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten kertas Grup Sinar Mas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) mencatatkan perbedaan kinerja keuangan pada semester pertama tahun 2020.

INKP mencatatkan pendapatan senilai US$1,48 miliar, menurun 5,75 persen yoy dibandingkan periode semester pertama tahun 2020.Namun, INKP mampu mencetak kenaikan laba bersih 38,42 persen yoy menjadi US$203,23 juta.

Di lain pihak, TKIM mencatatkan koreksi laba bersih 14,44 persen yoy menjadi US$89,6 juta pada semester pertama tahun ini. Penurunan laba bersih terutama disebabkan oleh anjloknya penjualan sebesar 22,09 persen yoy menjadi US$450,07 juta.

Di lantai bursa, pada penutupan pasar Selasa (4/8/2020), saham INKP sudah melesat 10,1 persen atau 750 poin ke level Rp8.175 diikuti saham TKIM yang juga melonjak 4,76 persen atau 300 poin ke level Rp6.600.

Sepanjang tiga bulan terakhir, saham INKP sudah menguat 65,15 persen sedang saham TKIM sudah menguat 40,13 persen.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan sebagai anggota indeks IDX30, saham INKP memang sedang dalam posisi uptren dengan potensi kenaikan harga saham yang lebih tinggi dibandingkan dengan TKIM.

“Pergerakan harga saham INKP masih uptrend mengingat telah berhasil menembus batas dari beberapa downtrend line, didukung indikator MA/EMA yang telah menunjukkan pola golden cross. Akumulasi beli dengan target harga Rp10.275,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (4/8/2020).

Di sisi lain, dia sudah merekomendasikan investor untuk mengambil keuntungan atau take profit saham TKIM yang secara teknikal sudah mencapai target harga Rp7.425 beberapa pekan lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinarmas tjiwi kimia indah kiat
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top