Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Indah Kiat (INKP) Rajin Tambah Saham

Berdasarkan keterbukaan informasi Selasa (26/5/2020), Hendra melakukan transaksi pembelian saham INKP sebanyak dua kali. Pertama, 11.800 saham dengan harga Rp4.998,5 per saham, sehingga total transaksi mencapai Rp58.982.300 pada 19 Mei 2020.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  15:01 WIB
 Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas
Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Direktur PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) Hendra Jaya Kosasih getol menambah kepemilikan saham di perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi Selasa (26/5/2020), Hendra melakukan transaksi pembelian saham INKP sebanyak dua kali. Pertama, 11.800 saham dengan harga Rp4.998,5 per saham, sehingga total transaksi mencapai Rp58.982.300 pada 19 Mei 2020.

Kedua, pada 20 Mei 2020, Hendra kembali memborong saham INKP sebanyak 10.000 saham dengan harga Rp4.960, sehingga total transaksi mencapai Rp49,6 juta. Total pembelian yang dilakukannya selama dua hari sejumlah Rp108,582 juta.

Kepemilikan Hendra di INKP pun meningkat menjadi 0,0019 persen dari sebelumnya 0,0016 persen. Tujuan transaksi ialah investasi dengan kepemilikan saham secara langsung.

Pada perdagangan Selasa (26/5/2020) pukul 14.55 WIB, saham INKP menguat 3,78 persen atau 185 poin menjadi Rp5.075, setelah bergerak di rentang Rp4.890 - Rp5.100. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp27,77 triliun.

Sepanjang tahun berjalan, harga melesu 34,09 persen. Namun, dalam sebulan terakhir saham INKP menguat 1,7 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham sinar mas indah kiat
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top