Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terdampak Koreksi Bursa AS, Bursa Asia Dibuka Bervariasi

Dilansir dari Bloomberg, pagi ini indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat 0,51 persen ke kisaran 2.194,82. Menyusul di belakangnya adalah S&P/ASX 200 Australia yang naik tipis 0,02 persen, sedangkan Topix Jepang dengan koreksi 0,12 persen.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 17 Juli 2020  |  08:42 WIB
Bursa Asia -  Bloomberg.
Bursa Asia - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Saham Asia dibuka bervariasi pada perdagangan Jumat (17/7/2020) mengikuti tren Bursa AS semalam.

Dilansir dari Bloomberg, pagi ini indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat 0,51 persen ke kisaran 2.194,82. Menyusul di belakangnya adalah S&P/ASX 200 Australia yang naik tipis 0,02 persen, sedangkan Topix Jepang dengan koreksi 0,12 persen.

Pada penutupan perdagangan Kamis (16/7/2020) semalam, Bursa AS kompak melemah akibat kejatuhan saham sektor teknologi. Indeks S&P 500 turun 0,34 persen ke level 3.215,57.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,5 persen ke level 26.734,71, sedangkan indeks Nasdaq Composite melemah 0,73 persen ke level 10.473,83.

Data ekonomi dari AS dan China sebetulnya meningkat walaupun kurang memuaskan. Sentimen ini menjadi pengingat masih ada jalan panjang ke depan untuk pemulihan global secara penuh.

Hal itu meredam optimisme yang terlihat awal pekan ini didorong oleh kemajuan dalam pengembangan vaksin virus corona.

Selain itu, China sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, tetap rentan terhadap kemunduran karena lockdown terus menghambat aktivitas di seluruh dunia.

"Pasti ada push-pull. Sektor-sektor ekonomi tertentu berjalan dengan baik dan pertanyaannya sekarang adalah dengan lonjakan kedua [kasus corona] menjadi pertanyaan seberapa cepat pemulihan ini akan terjadi," tutur Chris Gaffney, presiden pasar dunia TIAA Bank.

Di tempat lain, harga minyak mundur dari level tertinggi empat bulan setelah aliansi OPEC + mengkonfirmasi akan mengurangi pengurangan produksi mulai bulan depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia bursa global bursa as
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top