Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tensi China-AS Kian Panas, Bursa Asia Terkoreksi

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (14/7/2020), indeks Kospi Korea Selatan membuka perdagangan pagi ini dengan koreksi 0,5 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  07:46 WIB
Bursa Asia - Bloomberg.
Bursa Asia - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan pasar Amerika Serikat menyusul tensi hubungan China dan Amerika Serikat yang kian memanas.

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (14/7/2020), indeks Kospi Korea Selatan membuka perdagangan pagi ini dengan koreksi 0,5 persen. Penurunan serupa juga terjadi pada pasar Australia, dengan indeks S&P/ASX 200 yang turun 0,5 persen.

Indeks Topix Jepang juga membuka perdagangan di zona merah setelah turun 0,4 persen. Sementara bursa berjangka S&P 500 dibuka menguat 0,1 persen hingga pukul 09.07 waktu Tokyo, Jepang.

Perdagangan hari ini ditopang oleh tensi hubungan China dan AS yang kian memanas setelah AS menolak klaim China terkait Laut China Selatan. Hal ini sekaligus membatalkan kebijakan AS Sebelumnya yang tidak memihak dalam masalah klaim wilayah ini.

Sementara itu, investor juga menunggu outlook pendapatan dari laporan keuangan perusahaan. Hal ini dapat mendukung sikap bullish pelaku pasar yang juga ditopang oleh banjir stimulus dari pemerintah dan bank sentral untuk melawan dampak negatif dari pandemi virus corona.

Chris Iggo, Chief Investment Officer for Core Investments di AXA Investment Managers, mengatakan pasar mengkhawatirkan adanya risiko antara sentimen pemulihan ekonomi dan kenaikan nilai saham yang akan ditekan oleh penurunan harga ketimbang didukung oleh optimisme terhadap keadaan ekonomi.

Investor juga akan memperhatikan rilis data ekonomi untuk mengukur progres pemulihan perekonomian global. Data neraca perdagangan China akan dirilis hari ini sebelum angka Produk DOmestik Bruto yang dikeluarkan pada Kamis mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia bursa global perang dagang AS vs China
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top