Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengekor AS, Bursa di Asia Dibuka Melemah

Sentimen hari ini dipengaruhi kekhawatiran lonjakan kasus positif virus corona setelah negara bagian California dan Florida di Amerika Serikat mencatatkan kasus harian tertinggi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  08:14 WIB
Bursa Asia - Bloomberg.
Bursa Asia - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar saham Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan bursa Amerika Serikat. Hal tersebut dipengaruhi kekhawatiran investor terhadap lonjakan angka kasus positif virus corona yang dapat berdampak negatif terhadap pemulihan ekonomi global.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (10/7/2020), indeks Topix Jepang dibuka terkontraksi sebesar 0,4 persen. Menyusul di belakangnya adalah Kospi Korea Selatan yang turun sebesar 0,18 persen.

Pada bursa Asia, investor akan memantau pergrakan indeks Shanghai Composite yang tengah berada dalam tren positif. Selama delapan hari terakhir, pasar China menutup perdagangan di zona hijau.

Sementara itu, bursa S&P/ASX200 Australia juga mengawali perdagangan dengan koreksi sebesar 0,12 persen. Sementara itu, indeks berjangka S&P 500 dibuka di zona hijau dengan penguatan tipis 0,3 persen hingg pukul 09.07 waktu Tokyo, Jepang.

Perdagangan hari ini diwarnai oleh sentimen lonjakan kasus positif virus corona tertinggi di negara bagian California dan Florida di Amerika Serikat. Kendati kebijakan fiskal dan moneter dapat menekan sentimen negatif ini, pasar tenaga kerja yang masih labil dinilai memperbesar sentimen negatif yang ada.

Chief Global Market Strategist di AxiCorp, Stephen Innes, mengatakan antusiasme investor terhadap prospek pembukaan ekonomi langsung tersapu oleh lonjakan kasus positif virus corona yang terjadi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar bahwa pemulihan ekonomi akan berjalan lebih lambat.

"Ketakutan pemerintah atau pelaku pasar saat ini menjadi sentimen utama pada perdagangan," jelasnya, seperti dikutip Bloomberg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia indeks kospi shanghai composite index indeks topix
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top