Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sahamnya Melonjak 72 Persen, Sarana Menara (TOWR) Optimistis Kinerja Moncer

Sepanjang periode 25 Maret—5 Juni 2020, saham induk usaha PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) ini terpantau telah naik 72,70 persen ke harga Rp1.065. Bahkan, saham TOWR sempat menyentuh rekor harga tertingginya di level Rp1.085.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 08 Juni 2020  |  20:35 WIB
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA — Saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) terus berkilau di tengah volatilitas pasar akibat pandemi. Manajemen TOWR pun optimistis kinerja perusahaan membaik.

Sepanjang periode 25 Maret—5 Juni 2020, saham induk usaha PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) ini terpantau telah naik 72,70 persen ke harga Rp1.065. Bahkan, saham TOWR sempat menyentuh rekor harga tertingginya di level Rp1.085.

Pada penutupan perdagangan Senin (8/6/2020) saham TOWR terkoreksi 2,82 persen atau 30 poin menjadi Rp1.035. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp52,8 triliun dengan price to earning ratio (PER) 25,24 kali.

Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Ghifari mengatakan dirinya optimistis kondisi pasar akan terus membaik, begitu pula dengan kinerja TOWR yang dapat terus melanjutkan pertumbuhannya.

Menurutnya, kondisi perseroan saat ini baik dan bisa terus beroperasi untuk tumbuh. Apalagi saat ini kebutuhan masyarakat atas layanan telekomunikasi internet semakin tinggi, termasuk selama masa pandemi.

“Selain itu, pemerintah juga memasukkan sektor komunikasi sebagai yang diperbolehkan untuk terus beroperasi. Dapat dimengerti pentingnya telekomunikasi supaya penyampaian informasi terus berjalan ditambah kebutuhan WFH dan school from home,” kata Adam kepada Bisnis, Senin (8/6/2020)

Adam juga mengaku optimistis bisnisnya akan terus moncer. Perseroan memproyeksikan tahun ini pendapatan mereka dapat naik 14-15 persen dibandingkan tahun lalu.

Proyeksi tersebut berasal dari perkiraan total tambahan sewa selama tahun 2020 yang mencapai 2.000—3.000 titik sewa, terdiri atas sewa baru dan kolokasi. Selain itu, ada tambahan jaringan fiber optik sepanjang 14.000-15.000 kilometer.

“Kami juga memperhitungkan adanya tambahan pendapatan dari akuisisi menara XL Axiata (EXCL) yang mulai diintegrasikan pada kuartal II/2020,” katnya.

Hingga Mei kemarin, TOWR tercatat telah mengambil alih sebanyak 1.620 menara dari 1.723 unit yang dibeli dari PT XL Axiata Tbk (EXCL). Adapun sisa sebanyak-banyaknya 103 menara diserahterimakan di bulan Juni.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham sarana menara nusantara Kinerja Emiten towr
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top