Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Dua Perusahaan yang Borong Saham Tower Bersama (TBIG) Hampir Rp2 Triliun

Provident Capital Indonesia dan PT Wahana Anugerah Sejahtera meningkatkan kepemilikan sahamnya di Tower Bersama Infrastructure. Kedua perusahaan tersebut bukan sosok baru di dalam struktur kepemilikan saham perseroan.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 23 Mei 2020  |  15:00 WIB
Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, Herman Setya Budi (kiri) didampingi Direktur Helmy Yusman Santoso memberikan penjelasan, usai RUPST di Jakarta, Selasa (21/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, Herman Setya Budi (kiri) didampingi Direktur Helmy Yusman Santoso memberikan penjelasan, usai RUPST di Jakarta, Selasa (21/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Provident Capital Indonesia dan PT Wahana Anugerah Sejahtera memperbesar kepemilikannya di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. dengan jumlah pembelian mencapai 1,39 miliar lembar saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Provident Capital Indonesia melakukan pembelian 385,17 juta lembar saham pada 19 Mei 2020.

Transaksi pembelian itu dilakukan pada harga Rp1.360 per saham. Dengan demikian, Provident Capital Indonesia mengeluarkan sedikitnya Rp523,83 miliar untuk menambah kepemilikan di emiten berkode saham TBIG itu.

Berkat transaksi tersebut, perusahaan yang juga punya portofolio di PT Merdeka Copper Gold Tbk. tersebut kini menggenggam 25,52 persen saham Tower bersama Infrastructure. Porsi kepemilikan ini naik dari sebelumnya 23,82 persen.

Sementara itu, anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk., PT Wahana Anugerah Sejahtera melakukan dua kali pembelian saham TBIG pada Maret 2020 dan April 2020.

Transaksi pertama dilakukan pada 27 Maret 2020 sebanyak 18,66 juta saham. Sementara itu, transaksi kedua dilakukan pada 19 Mei 2020 dengan jumlah 1,01 miliar saham.

Transaksi pertama dilakukan pada harga Rp869 per saham, sementara transaksi kedua di harga Rp1.360 per saham. Dengan demikian, untuk kedua transaksi ini perusahaan itu mengeluarkan dana sekitar Rp1,4 triliun.

Setelah melakukan transaksi tersebut, kepemilikannya di Tower Bersama Infrastructure meningkat menjadi 33,74 persen. Adapun, kepemilikan sebelum transaksi tersebut adalah 29,15 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tower bersama infrastructure saratoga investama sedaya
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top