Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Babak Baru Ketegangan AS-China Tekan Bursa Berjangka AS dan Eropa

Dikutip dari Bloomberg, pasar saham Asia terkoreksi, sejalan dengan bursa berjangka AS dan Eropa. Senat AS mengesahkan Undang-Undang yang dapat melarang beberapa perusahaan China untuk listing di Bursa AS. Sementara Presiden Donald Trump dalam twit-nya menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan China.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  13:46 WIB
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa berjangka Eropa dan Amerika Serikat tertekan pada Kamis (21/5/2020) siang seiring dengan sentimen pasar yang mengkhawatirkan memburuknya hubungan antara AS-China. Pelaku pasar pun menghindar dari aset berisiko seperti saham.

Dikutip dari Bloomberg, pasar saham Asia terkoreksi, sejalan dengan bursa berjangka AS dan Eropa. Senat AS mengesahkan Undang-Undang yang dapat melarang beberapa perusahaan China untuk listing di Bursa AS. Sementara Presiden Donald Trump dalam twit-nya menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan China.

Senat AS menyetujui UU tersebut pada Rabu (20/5/2020), sehingga perusahaan kakap seperti Alibaba Group Holding Ltd. dan Baidu Inc. dilarang terdaftar di bursa AS.

Di samping ketegangan AS-China, sentimen pasar sudah dibayangi oleh pertentangan mengenai kemungkinan vaksin untuk virus Covid-19. Seberapa jauh efek vaksin, dan kapan bisa edarkan secara luas menjadi pertanyaan besar. Pelaku pasar juga memantai pelonggaran lockdwon di sejumlah negara.

Dalam risalah FOMC 28-29 April 2020 yang dirilis Rabu (20/5/2020), para pejabat Federal Reserve juga melihat pandemi sebagai ancaman ekonomi yang parah dan memengaruhi stabilitas keuangan.

"Pasar kembali memantau hubungan AS-China yang bisa menambah risiko. Pandemi dan penurunan ekonomi juga membuat komitmen perdagangan AS-China sulit terpenuhi," papar Stephen Innes, chief global market strategist AxiCorp.

Berikut sejumlah data utama di pasar siang ini.

Saham
Indeks S&P500 berjangka turun 0,6 persen, setelah kemarin naik 1,7 persen
Euro Stoxx50 Futures turun 1,1 persen
MSCI Asia Pasific Indeks turun 0,3 persen

Mata Uang
Yen turun 0,2 persen menjadi 107,71 per dolar AS
Yuan di level 7,1137 per dolar AS
Euro turun 0,2 persen ke 1,0961 per dolar AS
Indeks dolar AS naik 0,3 persen

Komoditas
Minyak WTI naik 2,8 persen ke US$34,4 per barel
Emas turun 0,6 persen menjadi US$1.738 per troy ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia bursa as bursa eropa bursa global
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top