Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Diprediksi Sepi, Penawaran Lelang SUN Hari Ini Berpotensi Capai Rp50 Triliun

Associate Direktur of Research and Investment Pilarmas Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan pada perdagangan Senin (30/3/2020) para pelaku pasar dan investor menahan diri kemarin untuk mengikuti lelang yang diadakan hari ini oleh pemerintah.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  08:02 WIB
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang obligasi pemerintah dikawatirkan tak seramai biasanya. Pasalnya, ketidakpastian mengenai karantina wilayah disebut membuat investor cenderung untuk wait and see.

Associate Direktur of Research and Investment Pilarmas Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan pada perdagangan Senin (30/3/2020) para pelaku pasar dan investor menahan diri kemarin untuk mengikuti lelang yang diadakan hari ini oleh pemerintah.

Apalagi lelang yang diadakan hari ini merupakan lelang obligasi konvesional yang umumnya memiliki peminat sangat banyak. Namun, Nico mengkhawatirkan jumlah penawaran tak akan sebanyak biasanya.

Dia menilai meski ada kemungkinan yang cukup besar pada lelang hari ini untuk mendatangkan total penawaran yang lebih besar, tapi situasi dan kondisi saat ini membuat para pelaku pasar cenderung untuk wait and see terlebih dahulu.

“Tentu kami berharap bahwa lelang yang diadakan oleh pemerintah hari ini mendatangkan total penawaran di atas Rp50 triliun, karena hal ini menunjukkan bahwa para pelaku pasar dan investor masih menaruh harapan bagi pasar obligasi dalam negeri,” ujarnya dalam riset harian yang dikutip Bisnis.com, Selasa (31/3/2020).

Salah satu faktor yang menahan investor adalah kepastian mengenai rencana karantina wilayah. Menurutnya, keputusan apapun yang diambil pemerintah akan membuat pelaku pasar dan investor memilih untuk menunggu.

Adapun hari ini pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2020.

Target indikatif sebesar Rp15 triliun dengan target maksimal sebesar Rp22,5 triliun. Seri yang dilelang adalah sebagai berikut; SPN12200703, SPN12210401, FR0081, FR0082, FR0080, FR0083, dan FR0076.

“Kami tentu saja merekomendasikan ikuti lelang hari ini, dengan terfokus kepada obligasi jangka pendek, namun jangan lupa sertakan obligasi jangka panjang dengan porsi minimal,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi sun Obligasi Pemerintah
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top