Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR: Jalan Berliku WSBP & WTON, Pendapatan Berulang Emiten Properti Tertekan

Berita mengenai hambatan rencana ekspansi PT Waskita beton Precast Tbk dan PT Wijaya Karya Beton Tbk akibat pandemi virus corona, salah satunya, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Senin (30/3/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  06:47 WIB
Pabrik beton milik Waskita Beton Precast di Gasing, Palembang. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 725.000 ton/tahun dan menjadi pemasok utama proyek Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung. - waskitaprecast.co.id
Pabrik beton milik Waskita Beton Precast di Gasing, Palembang. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 725.000 ton/tahun dan menjadi pemasok utama proyek Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung. - waskitaprecast.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai hambatan rencana ekspansi PT Waskita beton Precast Tbk dan PT Wijaya Karya Beton Tbk akibat pandemi virus corona, salah satunya, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Senin (30/3/2020).

Berikut rincian sejumlah topik utamanya:

Jalan Berliku WSBP & WTON. Pandemi virus corona atau COVID-19 menimbulkan hambatan besar terhadap rencana ekspansi yang sudah dirancang oleh dua emiten beton, PT Waskita Beton Precast Tbk. dan PT Wijaya Karya Beton Tbk.

Direktur Keuangan Waskita Beton Precast Anton Nugroho menuturkan perseroan tahun ini berencana mengembangkan tiga pabrik yang berlokasi di Penajam Paser Utara-Kalimantan Timur, Bojonegara-Banten, dan Gasing-Sumatra Selatan.

Pendapatan Berulang Emiten Properti Tertekan. Langkah sejumlah emiten properti untuk menutup sementara atau membatasi operasional pusat perbelanjaan untuk mencegah penyebaran virus corona berisiko mempengaruhi pendapatan berulang pada semester I/2020.

Denominasi Dolar As Tawarkan Cuan. Produk reksa dana berbasis aset berdenominasi dolar AS disebut masih menawarkan potensi cuan di tengah gejolak akibat penyebaran COVID-19.

Head of Capital Market Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan secara umum, investor saat ini mencari aset paling aman.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aksi emiten wijaya karya beton waskita beton precast
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top