Indikator Teknikal Beri Sinyal Penguatan IHSG, Ini Rekomendasi Analis

Pada perdagangan Senin (13/1/2020), IHSG menguat 21,62 poin atau 0,34% ke level 6.296,56. Bagaimana prospek IHSG pada perdagangan esok?
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  20:54 WIB
Indikator Teknikal Beri Sinyal Penguatan IHSG, Ini Rekomendasi Analis
Pekerja berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020). - ANTARA / Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan diperkirakan akan menguat ke level 6.300 pada perdagangan Selasa (14/1/2020).

Pada perdagangan Senin (13/1/2020), IHSG menguat 21,62 poin atau 0,34% ke level 6.296,56. Penguatan indeks didorong oleh indeks saham-saham sektor aneka industri yang naik 1,03% dan barang konsumsi 0,85%.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama memprediksi IHSG akan cenderung menguat. Menurutnya, support pertama maupun kedua memiliki rentang pada 6.239 sampai 6.218,13. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki kisaran pada 6.336 hingga 6.348.

“Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal positif,” katanya pada Senin (13/1).

Dia menambahkan masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Lanjar merekomendasikan beberapa saham yang layak dicermati seperti AALI dengan target harga Rp13.700 per saham. “Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham,” katanya.

Dia pun merekomendasikan MYOR dengan target harga Rp2.030 per saham. Menurutnya ada pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.

Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya mengatakan IHSG terlihat sedang melewati rentang konsolidasi wajar sebelum dapat melanjutkan peningkatan.

Support level masih tampak cukup kuat dan tahan uji, sehingga momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka menengah hingga panjang,” katanya.

Dia memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 6.202—6.336. Adapun saham-saham yang layak dicermati di antaranya ASII, HMSP, BBNI, dan ROTI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, rekomendasi saham

Editor : Ana Noviani
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top