Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendapatan dan Laba Sido Muncul (SIDO) Ditargetkan Tumbuh 10 Persen

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. racik strategi untuk memacu penjualan di pasar domestik dan ekspor.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  19:42 WIB
Pameran produk bahan baku industri farmasi, pangan fungsional, serta produk nutrisi dan kesehatan pada CPhI South East Asia dan Hi South East Asia 2017 di Jakarta, Rabu (22/3). - JIBI/Dwi Prasetya
Pameran produk bahan baku industri farmasi, pangan fungsional, serta produk nutrisi dan kesehatan pada CPhI South East Asia dan Hi South East Asia 2017 di Jakarta, Rabu (22/3). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) mematok target pertumbuhan kinerja keungan baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih pada tahun ini di atas 10%.

Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Leonard mengatakan sejumlah strategi dipersiapkan untuk memacu penjualan di pasar domestik dan ekspor. Optimisme perusahaan masih berasal potensi permintaan pasar domestik dan juga pasar ekspor, serta penetrasi negara ekspor baru.

Di sisi lain, pihaknya juga akan berupaya mengantisipasi faktor makro ekonomi, seperti perlambatan ekonomi global dan potensi pelemahan daya beli yang mungkin menghambat kinerja pada tahun ini.

“Target kami pada 2020 masih sama dengan pada 2019, yakni pertumbuhan di atas 10% baik pada penjualan dan laba bersih,” ungkapnya, Senin (13/1/2020).

Sementara itu, untuk pasar ekspor pihaknya masih akan melanjutkan inisiatif yang telah dilaksanakan pada 2019 dan menambah penetrasi ke sejumlah negara baru untuk menguatkan kinerja penjualan.

Namun, perseroan memilih untuk tidak melakukan ekspansi dari sisi operasional. Hal tersebut lantaran pihaknya masih berfokus pada peningkatan utilisasi fasilitas pabrik Cairan Obat Dalam (COD) II yang telah mulai beroperasi sejak awal tahun lalu.

Rencananya pabrik tersebut memiliki kapasitas terpasang 100 juta sachets per tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sido muncul kinerja emiten
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top