Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Divestasi 2 Mal, Lippo Karawaci (LPKR) Untung Rp295,1 Miliar

PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mendapatkan dana segar S$124,3 juta atau Rp1,28 triliun dari transaksi penjualan dua mal oleh LMIRT Management Ltd. kepada NWP Retail.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  12:40 WIB
Mal Pejaten Village yang dilepas Grup Lippo ke NWP Retail senilai S27,5 juta atau Rp283,3 miliar./http:/ - www.lmir/trust.com
Mal Pejaten Village yang dilepas Grup Lippo ke NWP Retail senilai S27,5 juta atau Rp283,3 miliar./http:/ - www.lmir/trust.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mendapatkan dana segar S$124,3 juta atau Rp1,28 triliun dari transaksi penjualan dua mal oleh LMIRT Management Ltd. kepada NWP Retail.

Emiten properti itu mendivestasikan kepemilikan saham dalam Pejaten Village dan Binjai Supermall melalui anak usahanya yang merupakan pengelola dana investasi real estat (DIRE) yang berbasis di Singapura, yakni Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT) Management Ltd.

James Liew, Chief Executive Officer manager REIT, menuturkan pihaknya akan terus mengoptimalkan portofolio untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Transaksi itu juga diklaim mencerminkan kualitas portofolio dan valuasi harga aset yang digenggam LMIRT Management.

Secara terperinci, anak usaha Grup Lippo itu melepas kepemilikan Pejaten Village senilai S$96,8 juta atau Rp997,4 miliar. Nilai itu 33,3% di atas harga perolehan pada 2012 sebesar Rp748 miliar.

Sementara itu, Binjai Supermall dilepas pada harga S$27,5 juta atau Rp283,3 miliar. Nilai tersebut 19,3% lebih tinggi dari harga akuisisi senilai Rp237,5 miliar pada 8 tahun silam.

Dengan demikian, keuntungan yang diperoleh Grup Lippo dari transaksi itu mencapai Rp295,1 miliar.

Transaksi itu sejalan dengan perubahan strategi Lippo ke arah pengelolaan portofolio secara aktif dengan mengoptimalkan nilai pemegang saham dan meningkatkan valuasi Real Estate Investment Trust (REITs). Caranya dengan mendivestasi aset dengan nilai valuasi yang menarik.

"Divestasi ini memberikan fleksibilitas dalam hal likuiditas untuk berinvestasi pada aset-aset baru, mengembalikan uang kas kepada para pemegang saham, atau menjajaki peluang investasi lainnya,” kata Liew dalam keterangan resmi, Rabu (8/1/2020).

Transaksi divestasi ini, lanjutnya, mencerminkan kuatnya daya tarik pasar ritel Indonesia yang didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat, kelas menengah yang bertumbuh pesat, serta demografi penduduk berusia muda.

Sementara itu, Chief Officer Executive Lippo Karawaci John Riady mengatakan mll ritel akan terus menjadi bagian inti dari bisnis keluarga Riady. Perseroan, lanjutnya, akan terus bekerja untuk mengelola aset-aset secara proaktif untuk meningkatkan valuasi, mengidentifikasi peluang investasi, serta mengoptimalkan nilai pemegang saham.

Menurutnya dengan strategi pengelolaan portofolio secara aktif, REITs berada pada posisi yang lebih baik untuk menutup kesenjangan valuasinya dengan menjual asetnya yang memiliki harga pasar yang menarik.

“Visi kami adalah untuk terus meningkatkan strategi di anak-anak usaha kami untuk memberikan nilai tambah,” katanya.

Sebagai informasi, NWP Retail merupakan perusahaan kerja sama antara Warburg Pincus dengan PT City Retail Developments.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lippo karawaci emiten properti
Editor : Ana Noviani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top