Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garuda Indonesia (GIAA) Kantongi Laba US$122,42 Juta

Garuda Indonesia melaporkan raihan pendapatan usaha sebesar US$3,54 miliar pada Januari-September 2019, naik 9,97 persen secara tahunan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 31 Oktober 2019  |  10:41 WIB
Pesawat Garuda Indonesia berada di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (26/11/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Pesawat Garuda Indonesia berada di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (26/11/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. membukukan laba bersih US$122,42 juta per September 2019.

Dalam laporan keuangan kuartal III/2019 yang dipublikasikan Kamis (32/10/2019), Garuda Indonesia melaporkan raihan pendapatan usaha sebesar US$3,54 miliar pada Januari-September 2019. Nilai tersebut naik 9,97 persen dari US$3,22 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan usaha emiten berkode saham GIAA itu mayoritas bersumber dari penerbangan terjadwal. Sepanjang 9 bulan pertama 2019, Garuda Indonesia mendulang pendapatan U$$2,79 miliar dari penerbangan terjadwal. Nilai itu naik 8,88 persen secara tahunan dari US$2,56 miliar.

Selain itu, penerbangan tidak terjadwal menghasilkan pendapatan US$249,91 juta dan lainnya US$494,89 juta.

Pada periode tersebut, beban usaha GIAA menyusut tipis 1,96 persen dari US$3,35 miliar menjadi US$3,28 miliar. Hal itu sejalan dengan beban operasional penerbangan yang turun tipis dari US$2,02 miliar menjadi US$1,93 miliar.

Dari situ, perusahaan pelat merah ini menghasilkan laba usaha US$253,24 juta per September 2019. Raihan itu berbalik positif dari posisi rugi usaha US$70,81 juta per September 2018.

Sejalan dengan raihan laba usaha, GIAA membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$122,42 juta per kuartal III/2019. Dengan demikian, GIAA membalik posisi rugi bersih US$114,08 juta yang dibukukan pada Januari-September 2019.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia kinerja emiten
Editor : Ana Noviani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top