Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asing Masih Betah Net Sell, IHSG Justru Tambah Stamina

Aksi jual bersih oleh investor asing tetap berlanjut pada perdagangan hari ini, Rabu (16/10/2019), meskipun IHSG berhasil memantapkan penguatannya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  17:37 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih oleh investor asing tetap berlanjut pada perdagangan hari ini, Rabu (16/10/2019), meskipun IHSG berhasil memantapkan penguatannya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp195,28 miliar, net sell hari perdagangan ketujuh beruntun (lihat tabel).

Pada Rabu (16/10), investor asing mencatat aksi beli sebesar 735,71 juta lembar saham senilai Rp2,41 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,03 miliar lembar saham senilai Rp2,61 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp8,86 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 14,95 miliar lembar saham.

Meski demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memperlihatkan tajinya dengan berhasil memperpanjang reli pada akhir perdagangan hari keempat beruntun, meskipun sepanjang hari bergerak fluktuatif.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup di level 6.169,59 dengan kenaikan 0,19 persen atau 11,43 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (15/10), IHSG berakhir di level 6.158,17 dengan menguat 0,51 persen atau 31,29 poin, penguatan hari ketiga berturut-turut.

Sebelum berhasil melanjutkan relinya, indeks terpantau sempat bergerak di zona merah setelah dibuka naik 0,20 persen atau 12,40 poin di level 6.170,56 pada Rabu pagi.

Namun, IHSG berhasil menghimpun staminanya bahkan menyentuh level penutupan tertinggi sejak 27 September. Sepanjang perdagangan Rabu (16/10), IHSG bergerak fluktuatif di level 6.143,85 – 6.183,58.

Empat dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin finansial (+0,62 persen) dan properti (+0,57 persen). Lima sektor lainnya ditutup di zona merah, dipimpin tambang yang melemah 0,68 persen.

Dari 658 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 188 saham menguat, 218 saham melemah, dan 252 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing naik 1,90 persen dan 1,27 persen mampu menjadi pendongkrak utama penguatan IHSG di akhir perdagangan.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
16 OktoberRp195,28 miliarNet sell
15 OktoberRp643,24 miliarNet sell
14 OktoberRp383,94 miliarNet sell
11 OktoberRp477,81 miliarNet sell
10 OktoberRp564,56 miliarNet sell
9 OktoberRp33,32 miliarNet sell
8 OktoberRp185,81 miliarNet sell
7 OktoberRp144,8 miliarNet buy
4 OktoberRp474,79 miliarNet buy
3 OktoberRp792,38 miliarNet sell

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top