Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asing Net Sell Lebih dari Rp600 Miliar, IHSG Justru Perpanjang Reli

Aksi jual bersih oleh investor asing masih berlanjut pada perdagangan hari ini, Selasa (15/10/2019), meskipun IHSG mampu memperpanjang relinya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 15 Oktober 2019  |  17:53 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih oleh investor asing masih berlanjut pada perdagangan hari ini, Selasa (15/10/2019), meskipun IHSG mampu memperpanjang relinya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp643,24 miliar, net sell hari perdagangan keenam beruntun (lihat tabel).

Pada Selasa (15/10), investor asing mencatat aksi beli sebesar 765,77 juta lembar saham senilai Rp2,12 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,08 miliar lembar saham senilai Rp2,77 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp8,59 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 15,4 miliar lembar saham.

Meski demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang relinya pada akhir perdagangan hari ketiga beruntun, meskipun sepanjang hari bergerak fluktuatif.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup di level 6.158,17 dengan penguatan 0,51 persen atau 31,29 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (14/10), IHSG berakhir di level 6.126,88 dengan kenaikan 0,35 persen atau 21,08 poin, penguatan hari kedua berturut-turut.

Pergerakan indeks terpantau sempat beberapa kali tergelincir ke zona merah setelah dibuka naik tipis 0,06 persen atau 3,42 poin di level 6.130,30 pada Selasa pagi.

Namun, IHSG berhasil menghimpun tenaganya menjelang akhir perdagangan bahkan menyentuh level penutupan tertinggi sejak 30 September. Sepanjang perdagangan Selasa (15/10), IHSG bergerak fluktuatif di level 6.118,26 – 6.158,17.

Enam dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin industri dasar (+2,81 persen) dan barang konsumen (+0,46 persen). Tiga sektor lainnya ditutup di zona merah, dipimpin pertanian yang turun 0,27 persen.

Dari 657 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 213 saham menguat, 180 saham melemah, dan 264 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang masing-masing naik 2,64 persen dan 3,25 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG di akhir perdagangan.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
15 OktoberRp643,24 miliarNet sell
14 OktoberRp383,94 miliarNet sell
11 OktoberRp477,81 miliarNet sell
10 OktoberRp564,56 miliarNet sell
9 OktoberRp33,32 miliarNet sell
8 OktoberRp185,81 miliarNet sell
7 OktoberRp144,8 miliarNet buy
4 OktoberRp474,79 miliarNet buy
3 OktoberRp792,38 miliarNet sell
2 OktoberRp788,97 miliarNet buy

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top