Ini Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap yang Paling Moncer

Berdasarkan data Infovesta Utama, indeks reksa dana pendapatan tetap yang tercermin oleh Infovesta Fixed Income Fund Index 90 tercatat sebesar 0,79%. Sejak awal tahun, indeks ini melambung hingga 8,29%.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  13:52 WIB
Ini Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap yang Paling Moncer
Petugas menjelaskan tata cara berinvestasi kepada calon investor di gedung Jakarta Investment Center (JIC), Jakarta, Kamis (2/8/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA--Sejak awal tahun hingga September 2019, indeks reksa dana pendapatan tetap mencatatkan kinerja paling baik dibandingkan dengan indeks reksa dana lainnya. Produk apa aja yang menjadi jawara dengan return tertinggi secara year-to-date?

Berdasarkan data Infovesta Utama, indeks reksa dana pendapatan tetap yang tercermin oleh Infovesta Fixed Income Fund Index 90 tercatat sebesar 0,79%. Sejak awal tahun, indeks ini melambung hingga 8,29%.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menyebut tahun ini akan menjadi salah satu tahun terbaik untuk produk reksa dana pendapatan tetap.

Dengan pemangkasan suku bunga 7-Days Reserve Repo Rates untuk ke-3 kalinya pada 19 September 2019 ke level 5,25% telah menjadi katalis positif untuk reksa dana pendapatan tetap.

“Suku bunga turun di awal September, itu turun. Ini langsung positif karena dengan suku bunga turun, yield oblgasi turun, harganya naik terutama pada SUN,” kata Wawan kepada Bisnis, Selasa (2/10/2019).

Selain tren penurunan suku bunga rendah, masuknya investor asing ke surat utang negara dan deflasi juga menjadi penopang kinerja reksa dana pendapatan tetap.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen pada September 2019 mengalami deflasi sebesar 0,27%. Posisi ini lebih rendah dari deflasi Agustus 2019 sebesar 0,68%.

“Jadi ytd itu [inflasi] baru 2,2%. Sementara spread inflasi dengan suku bunga itu yang wajar biasanya 1,5%. Jadi, asumsi apabila inflasi sampai akhir tahun bisa 3%,maka suku bunga wajar itu 4,5%,” imbuh Wawan.

Dengan demikian, Bank Indonesia diperkirakan masih bisa menurunkan suku bunga sekali lagi menjelang peghabisan tahun ini. Hal ini pun bakal semakin membuat harga obliasi menguat dan produk reksa dana pendapatan tetap pun bakal terimbas dampak positifnya

Wawan pun menilai surat utang negara bertenor panjang, seperti di atas 10 tahun, akan banyak diburu. Sementara itu, obligasi korporasi yang memang tidak terlalu likuid membuat peningkatan harganya tidak seagresif pada SUN.

Infovesta Utama pun memperkirakan kinerja indeks reksa dana pendapatan tetap bakal menyentuh 10% menjelang akhir tahun ini dengan skenario pemangkasan suku bunga sekali lagi dari BI.

20 Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan Return Tertinggi Ytd
Produk Reksa DanaReturn Ytd (%)Produk Reksa DanaReturn Ytd (%)
PNM Dana Sejahtera II34,48HPAM Ultima Obligasi Plus12,54
CIMB-Principal Siji Maxima Income Fund20,31CIMB Principal Sukuk Syariah12,51
Sinarmas Hidup Sejahtera19,10SAM Sukuk Syariah Berkembang12,12
Insight Simas Asna Pendapatan Tetap Syariah I Asna17,28Mega Dana Pendapatan Tetap12,01
Pratama Pendapatan Tetap Syariah16,23OSO Celebes Syariah Sukuk11,99
MNC Dana Pendapatan Tetap II16,16MNC Dana Pendapatan Tetap III11,96
Danareksa Melati Pendapatan Utama14,26Bahana Sukuk Syariah11,81
Shinhan Sukuk Syariah I13,71Bahana Prime Income Fund11,79
Batavia Pendapatan Tetap Utama Syariah13,31Mandiri Obligasi Utama11,76
Syailendra Strategic Income Fund12,63Manulife Dana Tetap Utama11,73

Sumber: Infovesta Utama, per September 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
reksa dana, investasi

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top