Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Saham Naik Tertajam Perdagangan 30 September, OPMS Auto Reject

Saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. mencatatkan lonjakan harga terbesar pada perdagangan Senin (30/9/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  06:36 WIB
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. mencatatkan lonjakan harga terbesar pada perdagangan Senin (30/9/2019).

Saham emiten bersandi OPMS tersebut memimpin daftar penguatan saham (top gainers) setelah ditutup melonjak 25 persen di level Rp410 per lembar saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan saham otomatis (auto rejection) atas.

Sistem auto rejection di bursa menetapkan batas auto rejection sebesar 35 persen bagi saham dengan rentang Rp50—Rp200, sebesar 25 persen bagi saham dengan rentang Rp200—Rp5.000, serta 20 persen bagi saham dengan rentang harga di atas Rp5.000.

Mengekor penguatan OPMS adalah saham PT Bank Artos Indonesia Tbk. (ARTO) yang melonjak 24,71 persen dan berakhir di level Rp1.085 per lembar saham.

Di sisi lain, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup di level 6.169,1 dengan melemah 0,45 persen atau 27,79 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat (27/9), IHSG berakhir di level 6.196,89 dengan penurunan 0,54 persen atau 33,44 poin.

Indeks mulai melanjutkan pelemahannya ketika dibuka turun 0,11 persen atau 6,52 poin di level 6.190,37 pada Senin pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.152,50 – 6.195,73.

Tujuh dari sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin tambang (-1,15 persen) dan finansial (-0,88 persen). Adapun sektor pertanian dan perdagangan masing-masing mampu ditutup naik 1,61 persen dan 0,52 persen.

Dari 655 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 165 saham menguat, 258 saham melemah, dan 232 saham stagnan.

Saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing turun 19,45 persen dan 1,44 persen menjadi penekan utama berlanjutnya pelemahan IHSG.

Berikut adalah perincian 10 saham dengan kenaikan harga terbesar atau Top Gainers hari ini:
SahamHarga Sebelumnya (Rp)Harga Penutupan Hari Ini (Rp)Perubahan (persen)
OPMS328410+25,00

(82 poin)

ARTO8701.085+24,71 

(215 poin)

CMNP1.6302.030+24,54

(400 poin)

SKBM458570+24,45

(112 poin)

NZIA515640+24,27

(125 poin)

BRAM9.75011.500 +17,95  

(1.750 poin)

KONI720840+16,67

(120 poin)

ITIC1.1751.350+14,89

(175 poin)

APEX510585+14,71

(75 poin)

SUPR3.8704.400+13,70

(530 poin)

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG top gainers
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top