Cukai Rokok Bakal Naik 23 Persen, Mayoritas Saham Emiten Rokok Memerah

Pemerintah akhirnya memutuskan cukai rokok tahun depan naik 23 persen dan harga jual eceran (HJE) rokok naik 35 persen setelah tidak naik pada tahun ini.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 13 September 2019  |  18:32 WIB
Cukai Rokok Bakal Naik 23 Persen, Mayoritas Saham Emiten Rokok Memerah
Karyawan beraktivitas di dekat papan penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (4/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akhirnya memutuskan cukai rokok tahun depan naik 23% dan harga jual eceran (HJE) rokok naik 35% setelah tidak naik pada tahun ini. Bagaimana pergerakan saham emiten rokok?

Pada perdagangan Jumat (13/9/2019), mayoritas saham emiten rokok berakhir di zona merah. Saham PT HM Sampoerna Tbk. melemah 0,71% atau turun 20 poin pada level Rp2.800. Di level harga itu, emiten berkode saham HMSP memiliki kapitalisasi pasar Rp325,69 triliun dan price earning ratio 24,14 kali.

Sedangkan, saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk. turun 0,95% pada level Rp208. Emiten berkode saham WIIM itu, memiliki kapitalisasi pasar Rp436,77 miliar dan price earning ratio pada level 26 kali.

Adapun, saham PT Bentoel International Investama Tbk. tergerus 2,86% pada level Rp340. Di harga itu, perseroan memiliki kapitalisasi pasar Rp12,38 triliun.

Hanya saham PT Gudang Garam Tbk. yang berakhir menguat 0,77% pada level Rp68.800 atau naik 525 poin. Di harga itu, perusahaan memiliki kapitalisasi pasar Rp132,38 triliun dan diperdagangkan pada price earning ratio 15,46 kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, saham

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top