Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Berbalik Menguat, Investor Asing Masih Cetak Net Sell

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp309,78 miliar, net sell hari kedua berturut-turut.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  17:53 WIB
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing masih mencatat aksi jual bersih di hari kedua, meskipun IHSG ditutup berbalik menguat hari ini, Kamis (18/7/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp309,78 miliar, net sell hari kedua berturut-turut.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 1,46 miliar lembar saham senilai sekitar Rp2,72 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat mencapai 1,54 miliar lembar saham senilai Rp3,03 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp10,28 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 19 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berbalik menguat pada akhir perdagangan hari ini setelah Bank Indonesia memutuskan menurunkan suku bunga acuan.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup berbalik menguat 0,14 persen atau 8,68 poin ke level 6.403,29 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (17/7), IHSG berakhir terkoreksi 0,11 persen atau 7,27 poin di level 6.394,61.

Indeks mulai melanjutkan koreksinya dengan dibuka melemah 0,15 persen atau 9,55 poin di posisi 6.385,06 pagi tadi. Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.375,62 – 6.399,84.

Enam dari sembilan sektor ditutup menguat, dipimpinoleh sektor industri dasar yang menguat 2,02 persen, disusul sektor tambang yang menguat 0,96 persen. Di sisi lain, tiga sektor melemah, didorong oleh sektor finansial yang turun 0,72 persen.

Dari 652 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 203 saham menguat, 203 saham melemah, dan 246 saham lainnya stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) yang masing-masing menguat 1,89 persen dan 5,50 persen menjadi penopang utama pergerakan IHSG hari ini.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
18 JuliRp309,78 miliarNet sell
17 JuliRp358,08 miliarNet sell
16 JuliRp281,82 miliarNet buy
15 JuliRp584,01 miliarNet buy
12 JuliRp355,2 miliarNet buy
11 JuliRp866,52 miliarNet buy
10 JuliRp357,54 miliarNet buy
9 JuliRp847,25 miliarNet buy
8 JuliRp213,31 miliarNet sell
5 JuliRp150,08 miliarNet sell

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top