Ekspansif ke Cirebon, Catur Sentosa Adiprana (CSAP) Bukai Gerai ke-30

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. kembali melakukan ekspansi agresif pada segmen ritel modern bahan bangunan dengan meresmikan gerai Mitra10 ke-30 di Cirebon.
Anitana Widya Puspa | 20 Maret 2019 17:36 WIB
Pengunjung berbelanja di Mitra10 Pesanggrahan, Jakarta, Kamis (25/5/2018)./JIBI/Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. kembali melakukan ekspansi agresif pada segmen ritel modern bahan bangunan dengan meresmikan gerai Mitra10 ke-30 di Cirebon.

Idrus Widjajakusuma, Corporate Secretary CSAP mengatakan bahwa pembukaan superstore Mitra10 Cirebon ini merupakan toko pertama dari target lima toko baru Mitra10 yang akan dibuka sepanjang 2019. Menurutnya, pemilik jaringan toko ritel modern Mitra10 dan  Atria memiliki strategi yang agresif pada segmen Ritel Modern tersebut tidak lepas dari rencana besar untuk memiliki 50 jaringan Ritel Modern Mitra10 hingga 2021 mendatang.

Perseroan menargetkan pada 2019 membukukan penjualan sebesar Rp12,3 triliun di mana segmen ritel modern ditargetkan tumbuh 20% sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan konsolidasi perseroan. 

Idrus mengatakan, rencana pembukaan 5 toko Mitra10 type Superstore yaitu di Cirebon, Jakarta Barat, Solo (Jawa Tengah), Yogyakarta (DIY), Surabaya (Jawa Timur), dan Makassar (Sulawesi Selatan). Perseroan juga baru saja membuka Mitra10 ke-30 di Cirebon, Jawa Barat.

“Selain itu juga kami akan meningkatkan produktivitas, manajemen supply chain yang lebih baik sehingga tercipta kinerja yang lebih efisien,” katanya melalui keterangan resmi Rabu (20/3/2019).

Mitra10 mengusung konsep ritel modern, One Stop Shop konsep yang didukung oleh suasana berbelanja yang nyaman, aman dengan pilihan barang yang lengkap dan harga yang terjamin (Price  Integrity). CSAP mengalokasikan 80% pilihan item barang di Mitra10 Cirebon bagi produk lokal.

Selanjutnya, pemilihan gerai Superstore Mitra10 tidak lepas dari pertumbuhan zona residensial/perumahan di sekitar lokasi yang menjadi target utama Mitra10. Untuk meningkatkan pelayanan konsumen, Mitra10 juga menyiapkan layanan antar barang gratis dalam radius tertentu dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Prospek usaha CSAP tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan oleh pemerintah sebesar 5,2% . Pertumbuhan ini tidak terlepas kaitannya dengan konsumsi dan kebutuhan akan perumahan oleh masyarakat Indonesia. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga meningkat 5,1% dengan tingkat inflasi 2,8%.

Di sisi lain, backlog kebutuhan akan rumah telah mencapai 11 juta rumah. Dengan indikator ini, CSAP sangat konfiden bahwa iklim usaha di Indonesia sangat prospektif, kondusif dan mendukung pertumbuhan bisnis CSAP yang fokus di bidang bahan bangunan baik itu distribusi maupun ritel modern.

CSAP tahun ini mengalokasikan belanja modal senilai Rp580 miliar untuk memperbesar segmen ritel pada tahun ini.

 Terkait pembukaan gerai, Mitra10 lebih berkonsentrasi untuk membuka super store dengan ukuran 3.000m2--3.500m2. Bila asumsi tanah disewa dengan tenor lebih dari 10 tahun dengan ukuran tersebut beserta modal kerja, maka dibutuhkan dana sekitar Rp40 miliar--Rp50 miliar.

Selain membuka gerai baru, sisa capex senilai Rp30 miliar akan digunakan untuk peremajaan tracking dan renovasi gudang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, catur sentosa adiprana

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top