5 Berita Populer Market, Pemerintah Terbitkan Sukuk Global US$2 Miliar dan Ini Alasan China Lebih Pilih Emas Ketimbang Dolar AS

Kabar pemerintah Indonesia yang kembali menerbitkan sukuk global dengan total nilai US$2 miliar menjadi berita terpopuler kanal Market pagi ini, Kamis (14/2/2019)
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 14 Februari 2019  |  09:39 WIB
5 Berita Populer Market, Pemerintah Terbitkan Sukuk Global US$2 Miliar dan Ini Alasan China Lebih Pilih Emas Ketimbang Dolar AS
Sukuk

1. Pemerintah Terbitkan Sukuk Global US$2 Miliar

Pemerintah Indonesia kembali menerbitkan sukuk global dengan total nilai US$2 miliar, terdiri atas instrumen green sukuk tenor 5,5 tahun dan sukuk tenor 10 tahun dengan kupon masing-masing 3,90% dan 4,45%.

Berdasarkan informasi Bank Maybank Indonesia, besaran penerbitan untuk masing-masing instrumen yakni US%750 juta untuk sukuk berwawasan lingkungan 5,5 tahun dan baca selengkapnya di sini

2. Asing Gencar Masuk SUN Awal Tahun

Investor asing kian gencar mengincar instrumen surat utang negara atau SUN, baik di pasar sekunder maupun pasar primer, kendati mulai berhati-hati dalam memilih tenor instrumen yang dibeli.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, baca selengkapnya di sini

3. Jauhi Dolar AS, China Aktif Tambah Cadangan Emas

China secara aktif menambah cadangan emasnya dalam 2 bulan terakhir hingga Januari 2019 seiring dengan peningkatan devisa.

Di sisi lain, regulator terindikasi menjauhi cadangan dalam dolar AS. Baca selengkapnya di sini

4. Steady Safe (SAFE) akan Beroperasi di Luar DKI Jakarta

Emiten transportasi, PT Steady Safe Tbk., berencana melakukan ekspansi layanan armada bus perseroan ke beberapa daerah di luar DKI Jakarta.

Perusahaan bersandi saham SAFE itu akan tetap berfokus pada bisnis transportasi. Baca selengkapnya di sini

5. Penyidikan Dugaan Subkontraktor Fiktif, Ini Tanggapan Manajemen Waskita Karya (WSKT)

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menyatakan akan tetap berkomitmen untuk mengikuti proses hukum yang berlaku terkait penyidikan yang tengah dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi 14 proyek.

Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya Shastia Hadiarti mengatakan manajemen perseroan merasa prihatin atas kejadian tersebut. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top