Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indoritel (DNET) Agunkan Saham Sari Roti, Indomaret dan KFC, Ini Komentar Analis

Aksi PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. yang mengagunkan saham Sari Roti dan KFC kepada Bank Mandiri untuk memperoleh pinjaman senilai Rp2 triliun dinilai sebagai keputusan yang tepat.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 22 Februari 2018  |  20:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. yang mengagunkan saham Sari Roti dan KFC kepada Bank Mandiri untuk memperoleh pinjaman senilai Rp2 triliun dinilai sebagai keputusan yang tepat.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengungkapkandebt to equity ratio (DER) yang dimiliki Indoritel masih sangat kecil atau sekitar 4%. Lebih detail, nilai utang jangka pendek yang akan jatuh tempo dalam setahun mencapai hanya Rp243,04 juta.

Sementara itu, utang jangka panjang dan utang wajib konversi yang dimiliki oleh emiten bersandi saham DNET masing-masing sekitar Rp181,55 miliar dan Rp127,26 miliar. Nafan mengungkapkan, kecilnya DER Indoritel membuat Bank Mandiri berani memberikan pinjaman.

"Lagipula, tren bisnis ritel makanan dan teknologi masih akan bagus dalam jangka panjang," ungkapnya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (22/2/2018).

Dia mengungkapkan, bisnis ritel makanan dan teknologi masih lebih baik dibandingkan dengan peritel pakaian. Nafan menggunakan, DNET akan menggunakan dana pinjaman itu untuk kebutuhan ekspansi. Dia optimistis, pinjaman tersebut akan meningkatkan bisnis ritel perseroan pada jangka panjang.

Dikdik Yustandi, Senior Vice President Corporate Banking 2 Group Bank Mandiri mengungkapkan, pemberian pinjaman kepada perusahaan sangat tergantung dengan struktur profil risiko, kepatuhan dan struktur. Dia mengatakan, semakin berisiko korporasi maka rate yang diberikan akan semakin tinggi.

Untuk memperoleh pinjaman senilai Rp2 triliun dari Bank Mandiri, Indoritel menggadai saham PT Indomarco Prismatama (Indomaret) sebanyak 443,23 juta lembar saham, saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (Sariroti) sebanyak 637,78 juta dan saham PT Fastfood Indonesia Tbk. atau pemegang lisensi KFC sebanyak 357,52 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sari roti kfc indoritel makmur
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top